Categories: SENTANI

Cakupan Imunisasi Polio Tahap Pertama di Kab. Jayapura Capai  81,3 Persen

SENTANI-Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura telah menuntaskan putaran pertama Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio serentak. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Khoirul Lie melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Edward Sihotang, Jumat (28/6) kemarin.

Dijelaskan, hasil dari PIN  Polio tersebut  jumlah anak usia 0-7 tahun di Kabupaten Jayapura yang sudah menerima imunisasi polio putaran pertama mencapai 81,3 persen dari target sasaran.

“Pada putaran pertama jumlah anak yang menjadi sasaran imunisasi polio 17.783 atau 81,3 persen terdiri dari anak 0-59 bln 10.850, anak 5-<7 tahun 4.293 dan anak usia 7 tahun 2.640,”ungkapnya.

Edward menerangkan, untuk imunisasi putaran ke dua telah mencapai 6.363 anak atau 29,1 persen, yakni anak usia 0-59 bln 3.629, anak usia 5-<7 tahun sebanyak 2.006 anak dan anak usia 7 tahun  sebanyak 728.

Ditambah, hasil pelaksanaan PIN Polio sampai 25 Juni 2024  capai  81,3 persen anak usia 0-7 tahun. Bahkan, Dinkes Kabupaten Jayapura telah  melakukan imunisasi polio tahap dua sambil mencari anak yang belum imunisasi polio tahap pertama.

“Memang imunisasi tahap dua seharusnya baru minggu ini dilakukan, tapi kami sudah lakukan lebih dahulu setelah koordinasi dengan WHO,”imbuhnya.

Edward menambah, ada sebanyak 11.800 anak di Kabupaten Jayapura harus terlindungi dari bahaya virus polio, sehingga PIN Polio tahap 2 segera dilaksanakan dan dituntaskan.  “PIN Polio tahap dua lebih awal dilakukan agar masyarakat tidak menunggu terlalu lama pelaksanaan PIN 2, karena batas waktu antara PIN 1 dan PIN 2 adalah 2 minggu,”imbuhnya.

Edward mengaku, pelaksanaan PIN Polio sendiri sudah dilakukan pada tanggal  7 Mei 2024. Dalam pelaksanaan PIN, membutuhkan strategi lain untuk Kabupaten Jayapura, mengingat banyak aktivitas libur dan mengejar cakupan vaksin polio (tetes manis) ada beberapa upaya yang dilakukan Dinkes Kabupaten Jayapura.

“Salah satunya dengan mempercepat pelaksanaannya PIN 2 yang seharusnya dimulai pada awal bulan Juli, ini sudah digenjot pada akhir bulan Juni. Untuk  vaksin tahap 2, sudah tercatat 4.194 anak  sementara untuk yang belum melakukan vaksin, diharapkan segera melakukan vaksin tahap 2,”bebernya.

Sebagai imbauan Edward mengajak kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Jayapura, agar proaktif membawa anaknya dengan usia 0-7 tahun untuk mendapatkan imunisasi polio (tetes manis).

“Kita tahu ada beberapa daerah disekitar kita, ada terdeteksi wabah polio tersebut, yakni di Papua Pegunungan, Papua Selatan, sehingga sangat perlu untuk melindungi anak-anak kita dari bencana polio,”tandasnya.(dil/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Nama Asing Dianggap Keren Padahal Identitas Lokal Bisa Jadi Alat Tangkis

Pelan namun pasti pembangunan di Jayapura terus melaku dan kian pesat. Hanya saja di tengah…

30 minutes ago

BTM : Kita Tetap Dukung Owen

Ketua umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan manajemen menghormati keputusan Owen Rahadiyan yang melepas…

2 hours ago

Persipura Punya Pelatih Baru

Tim Persipura Jayapura sudah dipastikan akan kedatangan pelatih kepala baru. Ini setelah juru taktik musim…

2 days ago

Ada yang Salah Dalam Penetapan Tersangka Jampidsus

Menurut Anthon, penetapan tersangka yang dilakukan setelah penggeledahan dan kemudian dilanjutkan dengan pelimpahan berkas perkara…

2 days ago

Putra Misionaris Korban Pembunuhan Minta Hentikan Kekerasan

Dari rekaman suara selama 13,56 menit yang tersebar terdengar jelas jika Wesley nampak ikut berduka…

2 days ago

Ada Batu Bogor yang Harus Bunyikan Klakson

Ada sejumlah rute dan salah satunya menuju Mamberamo Raya. Ya jika hanya mengandalkan pesawat tentu…

2 days ago