

Sekdinkes Miller Bane (FOTO:Mboik cepos)
SARMI-Pemerintah Kabupaten Sarmi saat ini tengah fokus mengembangkan infrastruktur kesehatan, khususnya meningkatkan kapasitas Rumah Sakit Dabe agar bisa melayani pasien rujukan selama 24 jam penuh.
“Rumah sakit kita di Dabe sedang kita dorong agar mampu melayani aktivitas satu kali 24 jam. Harapannya, rujukan dari Puskesmas tidak langsung ke Jayapura, tapi bisa ditangani dulu di sini,” ujar sekretaris dinas kesehatan kabupaten Sarmi, Miller Bane, Selasa (27/5).
Untuk itu, diperlukan penambahan fasilitas dan ruang perawatan, serta kehadiran dokter spesialis. Saat ini, rumah sakit tersebut baru memiliki dokter spesialis kebidanan.
“Minimal kita butuh tiga dokter ahli. Sekarang, misalnya, kasus patah tulang masih harus dirujuk ke Jayapura karena belum ada tenaga spesialisnya. Tapi untuk kasus kebidanan, sudah bisa ditangani langsung di sini,” tambahnya.
Pihaknya mengakui ketersediaan dokter spesialis menjadi tantangan utama dalam peningkatan layanan kesehatan di Rumah Sakit Dabe.
“Sebenarnya dokter spesialis asal Sarmi itu ada beberapa, tapi sebagian besar masih berada di luar daerah. Banyak juga yang belum berstatus PNS, jadi ketika mereka ditawari insentif lebih tinggi di tempat lain, mereka memilih pergi ke sana,” ujarnya.
Page: 1 2
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…