

Anggota polres Sarmi melakukan pengecekan beras yang diedar disekolah pedagang di Sarmi, Selasa (26/8). (foto:Mboik Cepos)
SARMI-Mengantisipasi peredaran beras oplosan, Tim Satgas Pangan Polres Sarmi turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pedagang beras di Distrik Sarmi, Senin (25/8).
Sidak dipimpin Kasat Reskrim Polres Sarmi, IPDA Firmansyah, S.H., M.KP., bersama jajaran Satgas Pangan. Pemeriksaan dilakukan menyasar toko dan kios penjual beras dengan mengecek kondisi fisik butiran beras hingga kemasan karung.
Kapolres Sarmi, AKBP Ruben Palayukan, S.Pt., S.I.K., melalui Kasat Reskrim IPDA Firmansyah menegaskan langkah ini sebagai respons cepat atas dugaan adanya beras oplosan yang bisa merugikan masyarakat.
“Kami melakukan pengecekan langsung ke pasar. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan indikasi kuat adanya peredaran beras oplosan. Beras yang beredar masih sesuai mutu dan label resmi,” jelas IPDA Firmansyah.
Selain memastikan kualitas beras, Polres Sarmi juga memantau stabilitas stok dan harga, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Pengawasan akan terus kami lakukan. Jika ditemukan pelanggaran, terutama praktik oplosan atau pemalsuan label, kami tidak segan menindak secara hukum,” tegasnya.
Satgas Pangan juga mengingatkan para pedagang agar tidak menjual beras di luar standar mutu dan tidak memalsukan kemasan, karena perbuatan tersebut melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…
Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…
Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…
Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…
Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…
Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…