

Dinas pertanian Pemkab Sarmi memberikan pelatihan dan sosialisasi bercocok tanam kepada masyarakat di Kampung Wakde Kamis (20/7). (Humas Pemkab Sarmi for Cepos )
Untuk Tingkatkan Hasil Pertanian
SARMI– Program non fisik pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-117 di Desa Wakde, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, Papua mulai digencarkan.
Setelah sebelumnya merangkul tenaga kesehatan, kini Satgas di bawah kendali Dandim 1712/ Sarmi Letkol Inf Emanuel Setyo Kristiawan menggandeng Dinas Pertanian Pemkab Sarmi.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Dansatgas TMMD Letkol Emanuel mengatakan keterlibatan Dinas Pertanian, ditujukan untuk memberikan pemahaman pada warga terkait tata cara bercocok tanam dengan baik dan benar.
“Sehingga, hasil pertanian mereka bisa meningkat,” ujar Dansatgas. Kamis (20/7) pagi.
Dansatgas menilai, selain sosialisasi terkait cara bercocok tanam, pihaknya juga mengimbau Dinas Pertanian untuk mengajak masyarakat di lokasi TMMD tersebut untuk langsung terjun ke lahan pertanian yang sudah disediakan.
“Jadi, warga juga bisa melakukan (praktek) secara langsung,” pungkasnya.
Sementara itu tujuh pegawai Dinas Pertanian dikirim ke lokasi TMMD ke-117 di Desa Wakde, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi.
Di lokasi itu, para pegawai Dinas Pertanian diminta memberikan pembekalan terkait tata cara bercocok tanam ke masyarakat.
Korneles Bofen, ketua tim dari Dinas Pertanian Pemkab Sarmi mengatakan jika pihaknya telah menyediakan beberapa macam bibit pertanian dan perkebunan yang nantinya akan diberikan pada warga.
“Bibit-bibit itu kita jadikan contoh selama proses pembekalan pertanian dan berkebun di lokasi TMMD,” kata Bofen. Kamis (20/7).
Bofen berharap, adanya penyuluhan yang ia lakukan bersama tim Satgas TMMD Kodim Sarmi itu, nantinya bisa mengembangkan potensi pertanian dan perkebunan di Desa Wakde.
“Harapanya, warga bisa mengembangkan potensi pertanian di Desa ini. Sangat disayangkan kalau potensi pertanian dan perkebunan di Desa Wakde tidak bisa berkembang dengan baik,” ucapnya.( humas dan protokoler)
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…