Categories: SARMI

Penanganan Sampah Pasar Inpres Harus Kolaboratif

SARMI-Tumpukan sampah di Pasar Inpres Sarmi menjadi sorotan warga. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sarmi, Hengky Baransano, menegaskan penanganannya perlu dilakukan bersama instansi lain seperti Perindagkop dan Bapenda.

Menurutnya, DLH hanya bertugas mengangkut sampah ditempat pembuangan sementara (TPS), sementara pengelolaan di dalam pasar menjadi tanggung jawab Perindagkop dan Bapenda yang menarik retribusi.

“Jangan semua beban sampah diarahkan ke DLH. Kami hanya angkat dari TPS, bukan bersihkan di dalam pasar,” ujarnya, Selasa (14/10). Ia menambahkan, banyak sampah rumah tangga dan kos-kosan ikut dibuang di TPS pasar, bukan hanya dari aktivitas jual beli.

Hengky juga mengakui sampah di pasar belum diangkut hampir sebulan karena kendala di TPA, namun berjanji dalam “satu dua hari ke depan” sampah akan segera dibersihkan.(roy/wen)

 

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Motif Pembunuhan  Anak Kandung Diduga Persoalan Internal Keluarga

Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…

2 days ago

Ada 4 Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim

​Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…

2 days ago

Angka Kemiskinan Naik 12,03 Persen, Bapperida Dorong Penguatan Data

- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…

2 days ago

Disorot DPRP, Gubernur Diminta Jelaskan Sisa Dana Cadangan

–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…

2 days ago

Salah Gunakan Izin Tinggal, Dua Warga Cina Dideportasi

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…

2 days ago

​Bukti Medis Diklaim Luka Tembak Peluru Karet

BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…

2 days ago