

Tumpukan sampah yang berhamburan di luar bangunan pasar Sentral Sarmi, Selasa (14/10). (FOTO:Mboik Cepos)
SARMI-Tumpukan sampah di Pasar Inpres Sarmi menjadi sorotan warga. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sarmi, Hengky Baransano, menegaskan penanganannya perlu dilakukan bersama instansi lain seperti Perindagkop dan Bapenda.
Menurutnya, DLH hanya bertugas mengangkut sampah ditempat pembuangan sementara (TPS), sementara pengelolaan di dalam pasar menjadi tanggung jawab Perindagkop dan Bapenda yang menarik retribusi.
“Jangan semua beban sampah diarahkan ke DLH. Kami hanya angkat dari TPS, bukan bersihkan di dalam pasar,” ujarnya, Selasa (14/10). Ia menambahkan, banyak sampah rumah tangga dan kos-kosan ikut dibuang di TPS pasar, bukan hanya dari aktivitas jual beli.
Hengky juga mengakui sampah di pasar belum diangkut hampir sebulan karena kendala di TPA, namun berjanji dalam “satu dua hari ke depan” sampah akan segera dibersihkan.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…