Ia juga menambahkan bahwa jumlah kasus yang tercatat saat ini kemungkinan belum mencerminkan angka sebenarnya, karena masih banyak masyarakat, khususnya laki-laki yang belum melakukan pemeriksaan rutin.
“Kasus ini bagaikan fenomena gunung es. Yang terdeteksi kebanyakan perempuan karena mereka lebih rutin melakukan pemeriksaan. Kalau laki-laki juga bersedia diperiksa, bisa jadi kasusnya lebih banyak lagi,” jelasnya.
Sebagai langkah penanganan, Dinas Kesehatan terus melaksanakan screening, edukasi, serta pemantauan minum obat melalui program ARV (antiretroviral) bagi para penderita.
Miller berharap, dengan adanya edukasi berkelanjutan dan dukungan lintas sektor, penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Sarmi dapat ditekan dan kesadaran masyarakat semakin meningkat.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Rumah yang dipindahkan umumnya berupa rumah panggung berbahan kayu. Bangunan ini dirancang tanpa menggunakan paku,…
Selain berfungsi sebagai alat pemantauan, pemasangan CCTV juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencegah meningkatnya…
Dari hasil pengawasan, kosmetik tanpa izin edar alias ilegal menjadi yang paling banyak ditemukan di…
Wakil Gubernur Papua Aryoko AF Rumaropen di Jayapura, Sabtu, mengatakan RPJMD merupakan dokumen strategis yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH , MH menyatakan hari ini bisa dilihat bersama panen ubi…
Ribuan umat Katolik, biarawan, dan biarawati dari empat dekanat di dua provinsi Papua dan Papua…