Ia juga menambahkan bahwa jumlah kasus yang tercatat saat ini kemungkinan belum mencerminkan angka sebenarnya, karena masih banyak masyarakat, khususnya laki-laki yang belum melakukan pemeriksaan rutin.
“Kasus ini bagaikan fenomena gunung es. Yang terdeteksi kebanyakan perempuan karena mereka lebih rutin melakukan pemeriksaan. Kalau laki-laki juga bersedia diperiksa, bisa jadi kasusnya lebih banyak lagi,” jelasnya.
Sebagai langkah penanganan, Dinas Kesehatan terus melaksanakan screening, edukasi, serta pemantauan minum obat melalui program ARV (antiretroviral) bagi para penderita.
Miller berharap, dengan adanya edukasi berkelanjutan dan dukungan lintas sektor, penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Sarmi dapat ditekan dan kesadaran masyarakat semakin meningkat.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
epala Suku Wouma Kurima Hamzah Lantipo menyatakan usai konflik pada 15 Mei lalu selanjutnya tak…
Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pembuat film dokumenter tersebut. Menurutnya,…
Diketahui, sebanyak 17 unit sepeda motor milik warga yang ada di sekitar Pelabuhan Kondap, Kelapa…
Perjalanan menuju Distrik Douw tidak mudah. Dengan menggunakan pesawat perintis dari Sentani, rombongan harus menempuh…
Akibat insiden ini pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia. Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy…
– Panitia Idul Adha Masjid Agung Baitul Rahman Wamena menyalurkan 13 ekor daging kurban yang…