Ia juga menambahkan bahwa jumlah kasus yang tercatat saat ini kemungkinan belum mencerminkan angka sebenarnya, karena masih banyak masyarakat, khususnya laki-laki yang belum melakukan pemeriksaan rutin.
“Kasus ini bagaikan fenomena gunung es. Yang terdeteksi kebanyakan perempuan karena mereka lebih rutin melakukan pemeriksaan. Kalau laki-laki juga bersedia diperiksa, bisa jadi kasusnya lebih banyak lagi,” jelasnya.
Sebagai langkah penanganan, Dinas Kesehatan terus melaksanakan screening, edukasi, serta pemantauan minum obat melalui program ARV (antiretroviral) bagi para penderita.
Miller berharap, dengan adanya edukasi berkelanjutan dan dukungan lintas sektor, penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Sarmi dapat ditekan dan kesadaran masyarakat semakin meningkat.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…
Ketua Pelaksana Harian KPA Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan penanganan HIV tidak bisa hanya dilakukan…
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memastikan akan mempersiapkan mobilisasi massa kembali. Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom…
Kegiatan budaya tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama sejumlah pejabat…
Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…