Categories: PEGUNUNGAN

Pasca Kerusuhan, Berdampak 3.000 Pengangguran

Pengungsi dari berbagai profesi pekerjaan yang keluar dari Jayawijaya saat kerusuhan di Wamena sebulan lalu.( FOTO : Denny/Cepos )

WAMENA-Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnakerindag Kabupaten Jayawijaya Lukas Kosay mengaku pasca kerusuhan 23 September lalu, sangat berdampak pada dunia kerja di Kabupaten Jayawijaya. Meski belum menghimpun data pasti, namun pihaknya memperkirakan jumlah tenaga kerja yang terdampak mencapai 3000-an pekerja.

   “Kita prediksikan berdampak pada pengangguran dari tenaga terampil itu bisa mencapai 3000 orang pasca kerusuhan yang terjadi bulan kemarin, karena hampir semua tenaga trampil ini terkena dampak dari kasus kemarin,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos via selulernya, Rabu (30/10) kemarin.

  Jumlah itu diperkirakan untuk tenaga terampil, belum termasuk tenaga tidak terampil. Apalagi

saat ini pengungsi yang sudah kembali ke Wamena, banyak yang  belum melaporkan diri sebagai pengangguran berdampak kepada Disnakerindag Jayawijaya. Semua golongan pekerjaan itu dihimpun dan didat mulai  sopir, tukang, montir, warung makan dan usaha –usaha lainnya,       

  “Kita lihat masih banyak yang belum kembali ke Wamena, sehingga tempat –tempat kerja mereka juga tidak aktif, selain itu juga banyak karyawan hotel yang sudah pulang sehingga jika dikalkulasikan angka pengangguran berdampak ini naik pasca kerusuhan kemarin,”kata Kosay .

  Ia memprediksikan dalam beberapa bulan kedepan ini, pengangguran berdampak di Jayawijaya akan kembali berkurang pasca kembalinya pengungsi dari luar, setelah pengungsi ini merasa  keadaan daerah atau Kota Wamena sudah kondusif atau pemerintah sudah berupaya untuk menetralisir daerah sehingga mereka akan kembali.

  “Kami yakin mereka akan kembali dan tempat –tempat kerja mereka akan kembali diaktifkan setelah dari pengungsian beberapa bulan kedepan, karena sampai saat ini masih banyak yang keluar Jayawijaya seperti pemilik warung, kios, karyawan swasta, bahkan pegawai honorer juga belum banyak yang kembali,”tuturnya. (jo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

3 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

4 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

5 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

6 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

7 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

8 hours ago