

Bupati Jayawijaya Athenius Murib, SH, MH (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Pemkab Jayawijaya memastikan rekonsiliasi akan dilakukan selama 3 hari kedepan dan akan mulai pada rabu 30 juli besok dan akan berakhir 1 Agustus 2025, dan puncaknya nantinya di 31 juli dimana ada pembatasan aktifitas sesuai dengan surat edaran yang telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah sebelumnya.
Bupati Jayawijaya Athenius Murib menyatakan rencana pelaksanaan rekonsiliasi telah diumumkan lewat sudat edaran Bupati yang diketahui oleh Provinsi Papua Pegunungan dan kementrian dalam negeri juga sudah mengetahui hal ini dan sudah dibalas dengan surat yang telah dikeluarkan pemkab Jayawijaya.
“Rekonsiliasi ini akan dimulai 30, 31 Juli dan berakhir 1 Agustus, kita sudah melakukan rapat finalisasi dengan denominasi gereja, dimana pada puncaknya pada 31 ada doa bersama lintas agama untuk merenungkan diri dirumah masing -masing tak ada aktifitas,”ungkapnya di Wamena. Selasa (29/7)
Sebelumnya pada 30 juli diawali 17 Denominasi gereja yang ada akan berkumpul melakukan puasa dan doa bersama penyelesaian internal didalam pelayanan, dan pada tanggal 1 Agustus akan dilakukan kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di halaman kantor Bupati Jayawijaya.
Page: 1 2
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan target…
Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Kepala Komnas HAM Papua…
Menurut warga, kekuatan ledakan yang terjadi di pinggiran pantai ini terbilang sangat masif. Detik-detik mencekam…
Pemerintah Kota Jayapura kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar…