Categories: PEGUNUNGAN

Bawa 3,56 Gram Sabu, Seorang Pemuda Dibekuk

Kapolres Jayawijaya Tonny Ananda Swadaya didampingi Kasat Narkoba Polres Jayawijaya Ipda Ismunandar , S.Tr.K saat memperlihatkan pelaku Pengguna dan pengedar Sabu, DUH  dan barang bukti sabu dalam jumpa Pers, Selasa (29/10). ( FOTO : Denny/Cepos )

WAMENA- Satuan Narkoba Polres Jayawijaya berhasil meringkus seorang pengguna dan pengedar narkoba di wilayah Jayawijaya dengan inisial DUH (29). Pelaku dibekuk di salah satu tempat kos di Jalan Yos Sudarso Wamena bersama barang bukti 7 paket sabu seberat  3,56 gram, 1 buah bong (alat hisap), jarum suntik. 

  Kapolres Jayawijaya AKBP.Tonny Ananda Swadaya saat dikonfirmasi dalam jumpa pers di Polres Jayawijaya, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurut Kapolres,  pelaku telah menjadi incaran kepolisian selama sebulan, dan setelah dipastikan sebagai pelaku langsung dilakukan penangkapan.

   “Saya yakin masih ada pelaku lain yang bekerja sama dengan DUH untuk menggunakan dan mengedarkan Narkoba baik di Jayawijaya maupun di Kabupaten pemekaran lainnya,”ungkapnya Selasa (29/10) kemarin.

  Tonny Ananda menyebutkan selama ini, jajaran Polres Jayawijaya terus berupaya untuk mencari agen-agen Narkoba di Jayawijaya, namun sekarang sudah ada titik terang setelah ditangkapnya DUH bersama barang bukti 7 bungkus kecil narkoba jenis sabu yang jumlahnya bervariasi, namun sebenarnya narkoba ini beredarnya cukup signifikan karena telah diamati hampir berbulan –bulan.   

  “Pelaku tak berkutik ketika aparat menemukan sabu yang dikemas dalam 7 plastik bening kecil yang disembunyikan dalam sebuah dompet kecil. Satu plastik kecil dijual dengan harga Rp. 4 juta ,”katanya

   Ia menegaskan barang haram ini sudah mulai beredar di Jayawijaya, sehingga kepolisian harus mewaspadai jangan sampai pengedar  sabu ini   masuk ke sekolah atau kampus bahkan di lingkungan masyarakat.

   “Saya peringatkan kepada warga yang masih bermain -main dengan narkoba , saya akan tindak tegas dan terukur, saya sudah perintahkan anggota untuk tembak di tempat bagi para pelaku narkoba,” tegas Kapolres.

   Sementara itu Kasat Narkoba Polres Jayawijaya Ipda. Ismunandar mengaku jika pengintaian yang dilakukan   selama sebulan. Karena kasus sabu ini ia tak bisa semena -mena menangkap tanpa barang bukti, sehingga polisi perlu mengintai atau lakukan pembuntutan terlebih dahulu.

  “Sebelum ditangkap kita buntuti pelaku dan pada saat pelaku lengah langsung kita tangkap dan dan dapatkan barang bukti sabu di kos-kosannya,”bebernya.

   Untuk pasal yang dikenakan kepada pelaku,  lanjut Ismunandar, yakni  pasal 112 ayat (1) Subsidaer pasal 127 ayat (1) huruf a undang -undang nomir 35 tahun 2008 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 8 miliar. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

BPBD Jayawijaya Ingatkan Warga, Ada 11 Titik Panas di Beberapa Wilayah

Plt Kepala BPBD, Satpol PP, dan Damkar Kabupaten Jayawijaya Romadlon menyebutkan dari informasi yang dihimpun…

53 minutes ago

Capek dan Kurang Tidur, Ratusan Warga Antre Untuk Pijat Refleksi

   Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Papua memberikan layanan pijat kepada warga terdampak kebakaran…

2 hours ago

Masyarakatnya Ramah, Minta Warisan Leluhur Seni dan Budaya Tetap Dijaga

Para turis atau Wisatawan Mancanegara ada dari negara Inggris, Argentina, Amerika Serikat, Australia dan berbagai…

3 hours ago

147 Ribu Pengunjung dan Rp1.2 Miliar Berputar di Khalkote

Festival Danau Sentani (FDS) XV 2026 meninggalkan catatan menarik. Selama rangkaian festival berlangsung, kawasan Pantai…

4 hours ago

Kapolres Mimika Temui Kelompok yang Bertikai di Kwamki Narama

Langkah jemput bola ini dilakukan guna memediasi sekaligus mendorong kedua belah pihak menghentikan pertikaian secara…

5 hours ago

Pemkab Lanny Jaya Siapkan 3 Posko Bantuan Permanen

Pemkab Lanny Jaya juga mengambil langkah berbeda dalam penyediaan tempat penampungan bantuan untuk warganya di…

6 hours ago