Pasien Covid-19 Tinggal Satu Orang, Pengawasan Penumpang Diperketat

Jhon Richard Banua, SE, MSi ( FOTO: Denny/Cepos)

Bentuk Tim Rapid Tes Antigen di Bandara Wamena

WAMENA-Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi mengaku sudah mendapatkan laporan dari medis, bahwa per 26 Mei kemarin pasien yang masih terkonfirmasi positif Covid -19 di Jayawijaya dan masih melakukan perawatan tinggal 1 orang di ruang isolasi RSUD Wamena.

  “Kami mendapat kabar yang menggembirakan dimana angka  terus menurun hingga saat ini tinggal 1 orang yang masih dalam perawatan, dimana sebelumnya ada 7 orang namun 6 pasien diantaranya dinyatakan sembuh,”ungkapnya jumat (28/5) kemarin.

  Menurutnya Pemerintah sangat bersyukur dengan penanganan Covid -19 yang saat ini dilakukan bisa menekan laju penyebaran virus ini sampai dengan tinggal satu orang yang dirawat. Namun, dengan pembukaan Bandara Wamena kembali, maka pemerintah membuka posko di Bandara Wamena untuk mengambil sampel setiap penumpang yang datang.

  “Posko kita di Sentani sudah tidak ada, kami akan membuka posko di Bandara Wamena untuk mengambil sampel dari setiap penumpang yang turun selama seminggu berturut -turut tanpa pandang bulu semua penumpang wajib yang datang wajib dilakukan pemeriksaan,”tegas Pria yang menjabat sebagai Bupati jayawijaya

  Ia memastikan tim gugus akan melakukan pemeriksaan antigen di Bandara Wamena untuk melihat kembali jika dari penumpang yang datang ini banyak yang postif, maka pemda Jayawijaya akan menyurat kepada Pemda Provinsi Papua maupun Kabupaten /Kota Jayapura untuk meninjau kembali apakah benar-benar dilakukan swab antigen atau hanya langsung dikeluarkan surat tanpa dilakukan pemeriksaan

  “Ini yang kita coba membentuk satu tim medis untuk bertugas di Bandara Wamena selama 1 minggu untuk melihat sampel, kalau ini terjadi maka kita juga akan melakukan koordinasi untuk mengambil langkah -langkah di Kabupaten Jayawijaya,”jelasnya.

  Kata Jhon Banua pemerintah akan melakukan koordinasi dengan Forkopimda Jayawijaya untuk melakukan penindakan pengambilan sampel bagi semua penumpang yang masuk ke Wamena, untuk memastikan pemeriksaan rapid test antigen ini benar-benar dilakukan baik itu dari Jayapura maupun dari Luar Papua sekalipun.

  “Kami mendapatkan laporan banyak warga yang hanya mendapatkan surat tanpa melalui pemeriksaan rapid tes antigen, ini yang kita coba untuk mengantisipasi itu agar Jayawijaya tidak lagi ada pasien Covid-19,”tutup Bupati. (jo/tri)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

2 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

3 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

4 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

5 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

6 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

7 hours ago