

Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyerahkan bantuan keagamaan kepada panitia pelaksanaan Prasinode Keuskupan Jayapura Dekenat Pegunungan Tengah Benny Mawel di Wesaput Minggu (26/10) . (foto:Denny/ Cepos )
WAMENA – Pemprov Papua Pegunungan bersama Pemkab Jayawijaya kembali menyalurkan dana hibah keagaman pada perayaan syukur Prasinode Keuskupan Jayapura Dekenat Pegunungan Tengah.
Untuk Bantuan dari Pemprov Papua Pegunungan untuk acara tersebut sebesar Rp 10 Miliar, namun sebelumnya juga menyalurkan bantuan ke gereja Sion Baptis Wamena sebesar Rp.500 juta ditambah bantuan atas nama pribadi Gubernur Papua Pegunungan sebesar Rp 100 juta sehingga total menjadi Rp 600 juta.
Sementara bantuan keagamaan juga disalurkan Pemkab Jayawijaya, pertama dalam perayaan HUT ke 26 GIDI Jemaat Tiranis Wamena sebesar Rp 500 juta, sementara untuk perayaan syukur Prasinode Keuskupan Jayapura Dekenat Pegunungan tengah disalurkan bantuan sebesar Rp 1,5 miliar.
Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan untuk bantuan pertama sudah diserahkan Ke Gereja Sion Baptis Wamena dan bantuan kedua dalam syukuran Pra Sinode Keuskupan Jayapura, ini merupakan komitmen dari pemerintah Provinsi Papua Pegunungan yang sudah disampaikan beberapa waktu lalu dan kali ini mulai di realisasikan.
“Berkat yang diberikan kepada dua denominasi gereja ini merupakan visi dan misinya bersama Wakil Gubernur Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol, SE, MM yang telah dituangkan dalam penyerapan anggaran dari pemerintah,”ungkapnya di Distrik Wesaput Minggu (26/10).
Ia juga menginginkan agar semua gereja jangan melihat dari jumlahnya, namun lebih kepada kebersamaan semua dalam membangun iman masyarakat di Papua Pegunungan, dengan menjaga adat, agama dan pemerintah agar masyarakat bisa diarahkan ketempat yang benar untuk pembinaan kerohanian yang benar.
Page: 1 2
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…