Categories: PEGUNUNGAN

Pengusaha OAP Berharap Diberi Porsi Lebih

WAMENA—Freed Hubi kembali memimpin organisasi Badan Pengurus Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Cabang Jayawijaya  dalam Musyawarah Cabang Gapensi Jayawijaya ke VI. Freed Hubi secara resmi dilantik oleh ketua umum BPD Gapensi Papua, Rudy Waromi ST, MT.

Ketua umum BPD Gapensi Papua, Rudy Waromi ST, MT. menyatakan, sebenarnya organisasi ini sudah berjalan dengan baik selama ini sejak 5 tahun lalu, hanya saja persoalan yang sedang digumuli saat ini adalah pelaksanaan turunan dari undang -undang No 17 Peraturan pemerintah 5 untuk perizinan berbasis resiko.

“Saat ini aktivitas dari kepengurusan surat -surat atau dokumen itu harus melewati digitalisasi, ini yang perlu kita berikan pemahaman kepada anggota di seluruh Papua, harapan kami pengurusan yang baru BPC Gapensi Jayawijaya ini dapat membimbing anggotanya agar bisa masuk ke aplikasi OSS dan bisa dilanjutkan ke portal pelelangan yang disediakan,”ungkapnya, Sabtu (25/6) kemarin.

Di tempat yang sama, Ketua BPC Gapensi Jayawijaya Freed Hubi menyatakan, banyak tantangan dan beban yang diserahkan kepadanya, terkait pelayanan anggota, sertifikasi badan usaha, pelatihan tenaga kerja.

“Cenderung dari itu, meskipun Sertifikat Badan Usaha (SBU), Kartu Tanda Anggota (KTA) Gapensi ada, tapi kalau pengusaha ini tidak mendapat peluang pekerjaan, sama saja, harapan yang disampaikan anggota kepada pemerintah telah disampaikan kepada Wakil Bupati Jayawijaya,”jelasnya.

Pihaknya berharap, karena APBD tahun anggaran ini belum berjalan, maka keberpihakan yang selama ini dikasih kalau bisa diberikan lebih, mungkin anggaran infrastruktur yang mencapai Rp 300 miliar itu diberikan kepada anak-anak pengusaha asli Papua Rp 100 miliar.

“Tentu anggaran Rp 100 miliar ini bisa dibagi -bagi, khususnya pengusaha yang tergabung dalam Gapensi,”tandasnya.

Kata Freed, saat ini kendala yang dihadapi adalah jaringan internet, sebab kepengurusan surat -surat administrasi dari pengusaha dan pelelangan, semua itu harus menggunakan sistem online dengan jaringan internet, sehingga untuk pengusaha di Wamena harus mengirim berkas -berkasnya ke Jayapura untuk bisa masuk dalam layanan tersebut.

Secara terpisah, Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, SH, M.Hum berharap kepada pengurus BPC Gapensi Jayawijaya yang baru saja terpilih untuk menjaga dedikasi dan profesionalisme dalam bekerja, meneruskan program  dan kegiatan yang belum diselesaikan tahun lalu.

“Saya percaya, apa yang telah dikerjakan menjadi contoh dan teladan bagi anggota, sehingga pengurus yang baru juga harus membuka hati untuk memberikan masukan dan bimbingan kepada anggotanya, sehingga apa yang disampaikan akan diteruskan ke pimpinan daerah,”tutupnya. (jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

Alur Perjalanan Dinas DPR Papua Ditelusuri

Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…

12 hours ago

SD YPK Elim Wouma Ludes Terbakar

Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…

12 hours ago

Napi Tipikor di Lapas Abepura Diperlakukan Sama

  Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…

13 hours ago

Kemarau Panjang Pengaruhi Peningkatan Inflasi di Papua Pegunungan

Badan Pusat Statistik  (BPS) Kabupaten Jayawijaya memastikan musim kemarau panjang sangat mempengaruhi inflasi di daerah.…

13 hours ago

Giliran 330 Guru Non OAP Ditarik dari Distrik-distrik

Kepala Dinas Pendidikan Kaleb Asso S.PD, M.PD menyatakan menyikapi situasi keamanan saat ini di Kabupaten…

14 hours ago

Ratusan Karyawan PT MNM Protes Soal Ketenagakerjaan

Dalam aksi tersebut, para karyawan menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kondisi ketenagakerjaan di perusahaan.…

14 hours ago