Categories: PEGUNUNGAN

Kepala Kampung Diwarning Jangan Bermain Rastra

Pembagian beras Rastra di Distrik Bugi tahun lalu. Aparat kampung diingatkan untuk tidak bermain dengan Rastra bagi masyarakat.  ( FOTO : Denny/ Cepos)


WAMENA-Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengeluarkan peringatan keras  kepada kepala kampung dan oknum masyarakat yang dengan sengaja menyalahgunakan bantuan beras sejahtera (Rastra) yang merupakan bantuan pemerintah pusat. Sbab, pemerintah tak segan –segan untuk tindak tegas dengan proses hukum.

   Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua menegaskan bahwa, Rastra tahun 2019 ini tak boleh lagi ada yang bocor di luar, semua harus sampai ke distrik dan diserahkan langsung ke masyarakat, pemerintah akan menunjuk pihak lain untuk melakukan pengawasan.

  “Di tahun –tahun sebelumnya apa yang dilakukan Dinas Sosial tak berjalan dengan maksimal masih ada bocor di luar, sehingga kami harap di 2019 ini masyarakat harus benar –benar merasakan bantuan ini langsung ke masyarakat,”bebernya Selasa (26/2).

   Apabila oknum kepala kampung atau oknum yang lain yang bermain dengan beras Ranstra, Tegas Bupati pemerintah akan meminta kepada pihak berwenang untuk langsung diproses hukum karena ini bantuan langsung dari Presiden kepada masyarakat.

   Menurutnya Rastra ini sebenarnya bisa diberikan kepada pihak lain asalkan ada persetujuan dari masyarakat semuanya, namun kalau diperjualbelikan secara sepihak maka itu akan menjadi masalah untuk diproses hukum.

    Di tempat berbeda Plt, Kepala Dinas Sosial Daulat Martuaraja mengakui jika  Distrik Wesaput yang tahun lalu tidak ada, tahun ini juga tidak ada. Ini karena belum ada perubahan data, karena perubahan data itu sistem online, ketika tidak melakukan secara aturan atau berjenjang mulai dari kampung sampai ke distrik dan kabupaten, itu tetap tidak akan bisa berubah di kementerian, 

   “Kita tidak harus meminta ke sana, karena sistem yang ada itu saja online, sistem server yang ada di kementerian social, lewat web yang ada itu kita masukkan data semua, secara otomatis dia akan berubah.”tuturnya.

   Untuk pendataan, kata Daulat,  bukan dinas yang tidak mengubah tetapi karena kinerjanya belum berjenjang selama ini. Dimana kampung belum buat pergantian-pergantian, dari distrik juga sudah dilakukan tetapi belum maksimal.

  “Penyaluran rastra tahun ini belum dilakukan karena masih dalam tahap persiapan dahulu. saya maunya persiapannya harus final, administrasi tuntas, persiapan di tingkat kampung dan distrik untuk membentuk tim sudah oke, baru bisa kita laksanakan supaya tepat sasaran dan waktu itu yang kita harapkan”kata Plt Kadis Sosial. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Cari Solusi Bersama Agar Pemalangan Tidak Terulang

  Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan dari pertemuan itu ada sejumlah persoalan yang disampaikan langsung…

12 hours ago

2.200 Rumah Bantuan Presiden Mulai Dibangun Januari 2027

Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) John Tabo, SE, M.B.A menyatakan  pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan…

13 hours ago

Karhutla Meluas, Pemprov Papua Selatan Perkuat Respons Cepat

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, kondisi kekeringan yang dipengaruhi fenomena El Niño meningkatkan kerawanan…

13 hours ago

Tim Panitia A Turlap ke Kampung Honelama 2

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya, Melke Mentang, S.H. menyatakan pemeriksaan fisik ini dilakukan untuk memastikan…

14 hours ago

Dua Kelompok yang Berkonflik Diminta Segera Berdamai

​Kapolres Mimika, AKBP Alfredo A. Rumbiak, menyatakan aparat keamanan terus mengawal situasi di lapangan agar…

14 hours ago

Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel Bagi 91 Kampung

Pelatihan ini digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Keerom dan melibatkan operator…

15 hours ago