Categories: PEGUNUNGAN

Penghapusan Tenaga Honorer Berdampak pada Pelayanan Dasar

Bupati Jhon Richard Banua, SE, MSi ( FOTO: Denny/Cepos )

WAMENA-Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua mengatakan kebijakan penghapusan tenaga honorer dapat berdampak tersendatnya pelayanan publik, khususnya di Jayawijaya. Sebab dalam melakukan pelayanan yang mendasar kepada masyarakat selama ini, tenaga honorer ini menjadi ujung tombak bagi pemerintah Jayawijaya

  “Kami masih sangat membutuhkan tenaga honorer untuk pelaksanaan kegiatan baik di kota hingga distrik dan kampung-kampung terpencil. Misalnya tenaga honorer guru dan tenaga kesehatan sangat penting dan selama ini banyak, jadi kalau dihapus pasti berdampak besar kepada pelayanan publik,” ungkapnya Sabtu (25/1) kemarin

   Menurutnya, dari  penerimaan aparatur sipil negara, tidak semua formasi yang dibuka dapat mengisi berbagai bidang yang dibutuhkan. Misalnya pada bidang pendidikan, ini masih kurang, begitu juga dengan bidang kesehatan, sehingga pemerintah tak bisa untuk memberlakukan penghapusan tenaga Honorer.

   “Karena penerimaan pegawai kan tidak sepenuhnya untuk tenaga guru atau perawat, ini yang kami akan coba melihat baik dahulu terkait kebijakan penghapusan honorer khususnya di Jayawijaya,” kata Banua.

  Walau tidak menghafal secara pasti jumlah tenaga honorer yang tersebar di Kabupaten Jayawijaya, bupati memastikan tenaga-tenaga itu hampir ada di semua organisasi perangkat daerah, termasuk di RSUD, dinas pendidikan dan dinas kesehatan Kabupaten Jayawijaya.

   Terkait penerimaan ASN formasi 2019 yang diwacanakan tahun 2020, Pemerintah Jayawijaya belum memastikan kapan dibuka penerimaan untuk pencari kerja di wilayah ini.  Sebelumnya bupati mengatakan pemerintahanya tidak akan membuka formasi hingga hasil tes CASN formasi 2018 yang dilakukan 2019 diumumkan dahulu.

  “Sampai sekarang kita belum menerima hasil Formasi 2018 kemarin, bagaimana kita bisa membuka formasi 2019 yang akan dilakukan di tahun 2020 ini?” ujar Bupati. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

15 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

17 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

18 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

19 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

20 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

21 hours ago