Categories: PEGUNUNGAN

Pertahankan Zona dengan Spiritual dan   Medis

Bupati Nduga Yairus Gwijangge dan Sekda Nduga Namia Nimiangge saat melihat warganya beberapa waktu lalu di Wamena. (FOTO: Denny/ Cepos)

WAMENA – Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Nduga, terus berusaha mempertahankan wilayahnya agar  tetap berada pada zona hijau bebas corona, melalui tindakan spiritual dan medis, sehingga tetap 0 persen dari penyebaran Covid -19

   Kepala Dinas Kesehatan Nduga Ina Gwijangge mengatakan telah dibentuk tim doa yang terus mendoakan agar corona tidak masuk ke Nduga. Selain itu ia juga terus melakukan upaya pencegahan secara medis dengan mensosialisasikan protap pencegahan Covid kepada masyarakat melalui sosialisasi

  “Kami pemerintah daerah bersama masyarakat lakukan doa bersama baik di gereja maupun di halamam terbuka. Kemudian pasang tanda salib di sudut kota, di batas-batas antara kabupaten sebagai tanda mengusir virus,” katanya saat dihubungi Cenderawasih Pos, kemarin.

  Selain doa, tim medis yang dibentuk tetap melakukan sosialisasi, tes cepat maupun dengan melibatkan TNI/Polri dan melakukan penyemprotan desinfektan, di tempat -tempat umum agar tak ada penyebaran virus tersebut di Kabupaten Nduga.

  “Kami buat dua pos utama untuk pemeriksaan di jalur masuk pelabuhan dan bandara. Setelah itu kami mulai lakukan pemeriksaan suhu badan, rapid tes di sekitar empat gereja,” jelas Ina Gwijangge

  Ia menyatakan walaupun Nduga masuk zona hijau atau bebas covid,  namun tetap mengajak masyarakat dan tim medis bersama-sama mencegah dengan selalu mematuhi protokol kesehatan pencegahan corona, agar penyebaran virus ini tak bisa menularkan satu sama lain dan kabupaten Nduga tetap menjadi zona hijau bebas covid

   “Selain penyuluhan untuk cuci tangan, kami menyediakan tempat cuci tangan di tempat-tempat umum, misalnya di gereja, bank, jadi kita buat tempatnya baru serahkan ke camat untuk membagikan,” jelas Ina.

   Ina mengatakan keterlibatan serta dukungan berbagai pihak dalam pencegahan wabah corona di sana sangat baik, artinya ada kerjasama yang baik dari semua pihak untuk melakukan pencegahan Covid -19 di Kabupaten Nduga.

   “Saya berikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang mengambil langkah cepat, sebab sebelum kabupaten lain lockdown, itu Nduga duluan dan saya lihat kerjasama eksekutif dengan legislatif dalam hal penanganan corona sangat bagus,” tutupnya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Tiga Orang Jadi Tersangka Kasus Video Asusila Seorang Influencer Jayapura

Ketiga tersangka masing-masing berinisial RS, AS, dan II. Mereka diduga memiliki peran berbeda dalam kasus…

16 hours ago

Satu Tersangka Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe Dibebaskan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean menjelaskan,…

17 hours ago

Dua Anggota Polres Diperiksa Terkait Penembakan Warga

Kapolres menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari proses mediasi antara korban pencurian dan terduga pelaku kasus…

20 hours ago

Kritik Latihan Fisik Ala Militer, Natalius Pigai: Ini Bukan Mau Perang!

Menurut Pigai, substansi utama dari pembentukan aparatur atau pengurus koperasi bukanlah ketahanan fisik layaknya prajurit…

21 hours ago

Tak Bisa Dibaca oleh AI, Pernah Dimintai Pendapat Oleh HRD

Di lantai satu, meja-meja kayu tertata rapi. Di dinding-dinding ruangan terpampang tulisan penuh falsafah Jawa.…

22 hours ago

Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara dan Bayar Uang pengganti Rp 809 Miliar

Hakim Purwanto S. Abdullah menyatakan, Nadiem terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana…

1 day ago