Categories: PEGUNUNGAN

Masa Pandemi, Tipis Peluang Percalonan Tiket Pesawat

Bandara Wamena yang padat dari warga yag mecari Tiket untuk berangkat. (foto:Denny/ Cepos)

WAMENA-Manager Trigana Air Service Wamena Michael Buduri menyatakan bahwa peluang percaloan tiket pesawat di Bandara Wamena dalam masa pandemi Covid -19 sangat kecil kemungkinannya. Pasalnya pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas di Bandara Wamena cukup ketat, sebab penumpang yang ingin berangkat harus dilengkapi dengan data diri yang lengkap.
Pihaknya juga sudah mengimbau masyarakat untuk beli tiket langsung di konter resmi dan menyertakan data pribadi yang benar. “Jadi kalau dibilang ada penumpang yang lolos tidak sesuai nama, sangat kecil, saya tidak menjamin tidak ada, tetapi itu sangat kecil karena pada saat penumpang itu masuk ke terminal, pemeriksaan pertama dari avsec yaitu melihat tiket dan data pribadi.”ungkapnya rabu (23/12) kemarin.
Lanjut Michael, setelah sampai di check in Trigana, mereka juga mengontrol hal yang sama, nanti masuk ruang tunggu juga akan mencocokan identitas. Ini dilihat dengan sistem sehingga sangat mustahil kalau ada penumpang yang bisa lolos dengan identitas lain, apalagi dalam masa pademi Covid -19 seperti ini.
“Kalau kita lihat yang sebenarnya terjadi tahun-tahun ini dan tahun-tahun lalu adalah jasa pengurusan yang diminta oleh penumpang. Dia hanya mengajukan dia punya data resmi, setelah dia rapid test, data sudah benar, surat izin keluar benar, nanti baru mungkin dia minta izin perantara orang lain untuk mengambil tiket di aviasi.”jelasnya
Untuk saat ini, kata Michael, bukan calo tetapi jasa pengurusan dalam arti persyaratannya sudah terpenuhi hanya dia menyuruh orang itu untuk ambil di tiket. Sedangkan kalau di tiket, di lihat data-data itu kalau sudah benar, sudah ada izin dari posko bahwa orang itu tidak reaktif, KTP sudah benar, aviasi akan memberikan tiket.
“Situasi masa pandemi saat ini membuat oknum yang sering menjadi calo kesulitan untuk melakukan aktifitasnya. Sebab sebelum mendapatkan tiket calon penumpang itu, harus mengurus surat izin keluar masuk, setelah itu dirapid test, barulah bisa mendapatkan tiket sesuai dengan data persyaratan tersebut,”tutup Michael Biduri. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

2 days ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

2 days ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

3 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

3 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

3 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

3 days ago