Categories: PEGUNUNGAN

Daya Beli Tak Ada Perubahan Signifikan

WAMENA-Kepala Disnakerindag Dr. Lukas Kosay, SE, MSi mengakui jika  pertumbuhan perekonomian masyarakat di Jayawijaya masih datar. Sebab sampai saat ini daya beli masyarakat tak mengalami  perubahan peningkatan maupun  penurunan yang signifikan. Begitu juga dari sisi perdagangan barang dan jasa yang ada di Wamena juga tidak ada peningkatan harga yang melebihi daya beli masyarakat.

  “Kalau kita lihat perekonomian dari sisi peradangan dan daya beli masyarakat stabil, artinya tidak ada peningkatan dan penurunan, semua berjalan sebagaimana yang dilakukan masyarakat setiap hari di pasaran Jayawijaya,”ungkapnya Rabu (23/6) kemarin.

  Ia mencontohkan seperti Pasar Jibama, Potikelek Pasar Misi (Wouma) dan Sinakma, proses perdagangan yang dilakukan disana semua normal saja. “Untuk pedagang khususnya yang ada di Pasar Jibama pasca insiden penembakan kini sudah kembali normal seperti biasa, baik pedagang mama -mama kita yang menjual sayuran maupun kios dan toko yang ada disana,”bebernya

   Lukas juga mengaku jika yang dibutuhkan pedagang dan pembeli untuk menjaga kestabilan perekonomian ini hanya keamanan. Kalau insiden kemarin sempat memicu tak ada pedagang yang menjual di Pasar Jibama, juga pembeli tak berani untuk masuk, namun kalau sudah aman seperti ini, pastinya perputaran uang dalam pasar itu akan terjadi.

  “Kita lihat kemarin itu tidak ada pedagang dan pembeli dalam pasar, sekarang sudah kembali normal. Semua aktifitas dalam pasar itu berjalan karena masyarakat baik yang pedagang dan pembeli merasa aman,” bebernya.

  Kata Lukas, sampai saat ini tak ada masalah dengan pemasok barang, seperti beberapa waktu lalu. Kini arus distribusi barang juga lancar baik dengan penerbangan Cargo atau melalui jalan darat meskipun pemasok tidak terlalu memasok barang dalam jumlah besar, namun untuk ketahanan stok tetap ada di pasaran.

  “Stok bahan Pokok selalu tersedia di pasaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, meskipun ketersediaannya tidak seperti dulu yang melimpah namun masih cukup,”katanya.

  Ia menambahkan, untuk hasil produksi petani lokal yang ada di Jayawijaya juga bisa untuk menutupi kekurangan yang  ada di pasaran. Sebab petani di Jayawijaya masih terus berusaha untuk meningkatkan produksinya.

  “Kalau ada komoditi yang kurang di pasaran, mungkin masih bisa ditutupi oleh hasil produksi pertanian lokal sehingga ketersediaan stok itu selalu ada di pasaran,”tutupnya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Polda Papua Uji Coba MBG Pola Prasmanan

  Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus P. Siregar mengatakan, uji coba ini merupakan bagian…

6 minutes ago

Warga Mimika Diimbau Tidak Konsumsi Air Hujan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika mengimbau warga untuk tidak menampung maupun mengonsumsi air…

37 minutes ago

Sidak Kantor Dukcapil, Rustan Saru: Bebas Pungli dan Calo!

   Langkah peninjauan langsung ini dilakukan oleh wakil walikota Jayapura itu guna mengevaluasi kualitas pelayanan…

1 hour ago

Revitalisasi Pasar Youtefa untuk Akselerasi Ekonomi

  Menurut Rustan, pihaknya meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM agar mendukung…

2 hours ago

Polres Mimika Bongkar Jaringan Sabu Lintas Provinsi, Tiga Pelaku dan 39 Paket Diamankan

Ketiga tersangka yang diamankan berinisial R alias I (29), N alias A (26), dan M…

3 hours ago

Cegah Peredaran Narkoba, Polda Papua dan BNNP Papua Bersinergi

Kepolisian Daerah Papua bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua meneguhkan komitmen bersama dalam mencegah…

3 hours ago