

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A foto bersama dengan jajaran Disperindagkop dan penerima manfaat Program bantuan modal usaha bagi UMKM di Hotel Baliem Pilamo Wamena Selasa (18/11) (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Pemprov Papua Pegunungan melalui Disperindagkop menggelontorkan anggaran sebesar Rp 36.996.750.000 bagi 4.340 orang yang tersebar di 8 kabupaten dalam program bantuan modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Dari data yang dihimpun media ini diketahui bahwa untuk kabupaten Jayawijaya ada 1000 orang dengan anggaran sebesar Rp Rp 8.505.000.000, Kabupaten Lanny Jaya 560 orang dengan anggaran Rp 4.762.800.000, Tolikara 1000 Orang dengan anggaran Rp 8.505.000.000,
Memteng 226 orang dengan anggaran 1.922.130.000, Yalimo 300 orang dengan anggaran Rp 2.551.500.000, Pegubin 257 orang dengan anggaran 2.185.785.000, Yahukimo 741 orang dengan anggaran Rp 6.302.205.000m, sementara untuk Nduga 266 orang dengan anggaran Rp 2.262.330.000
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A Program bantuan modal usahakepada UMKM ini sudah ada dalam visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan, sehingga dari 8 kabupaten disperindakob sudah mendata pelaku UMKM dan mendorong itu dengan modal usaha agar bertambah besar
“Ini salah satu dari legesi yang kita taruh dalam pondasi pembangunan Papua Pegunungan dan akan diteruskan oleh generasi berikutnya, bagi pemerima manfaat dari program ini, bagi mama -mama yang jual pinang bisa turun ke jayapura beli disana sendiri lalu jual disini,”ungkapnya Selasa (18/11) di Hotel Baliem Pilamo.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…