Categories: PEGUNUNGAN

Bentrokan Antar Warga Kurima, 1 Meninggal,  20 Luka -luka

WAMENA—Buntut dari penemuan jenazah di ruas jalan Wouma — Kurima atas nama Meki Hesegem (31), pekan lalu, mengakibatkan terjadi bentrok antar warga di Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Senin, (17/5).

Dari aksi bentrok itu, 20 warga harus dilarikan ke RSUD Wamena karena terkena luka panah, sementara satu orang meninggal dunia.

Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram, SIP mengakui, adanya aksi bentrokan antara warga tersebut. Dikatakan,  keluarga Meki Hesegem menduga korban dibunuh oleh rekannya dari kubu Heselo, karena saat itu sama-sama mengkonsumsi Miras, sehingga keluarga Meki Hesegem melakukan penyerangan ke kubu Heselo.

“Dari penyerangan itu, satu orang meninggal dunia di kubu Heselo, bentrokan yang terjadi di Kurima itu tidak meluas, hanya berlangsung sehari saja, kami sudah turun untuk menyelesaikan masalah tersebut,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis, (19/5), kemarin.

Ia menyatakan, pemerintah sudah turun ke Distrik Kurima untuk menyelesaikan perang saudara tersebut. Dikatakan, bentrokan itu berawal karena pihak keluarga menduga, korban dibunuh dan dibuang di ruas jalan Kampung Megapura, Distrik Asolokobal.

“Masyarakat dari marga Hesegem melakukan penyerangan ke marga Heselo dan satu korban dari dari marga Heselo, sedangkan yang luka -luka ada 20 lebih, tetapi sebagian ada yang sudah pulang, ada dua yang dilakukan operasi, dan beberapa yang rawat inap,”jelasnya.

Ia juga memastikan, pemerintah akan bertanggungjawab untuk biaya berobat, namun pihaknya akan memastikan apakah mereka itu adalah penduduk asli Kurima.

“Kami sudah koordinasi dengan Direktur RSUD Wamena untuk pembiayaan perawatan warga kami yang menjadi korban luka dari perang saudara itu, kami juga tidak mau kalau perang ini berlarut -larut, mereka warga satu distrik dan ada yang bersaudara,”bebernya.

Pihaknya dari pemerintah membeikan bantuan kepada kedua belah pihak dan akan dilakukan penyelesaian yang difasilitasi Kapolres Yahukimo, kedua bela pihak juga ingin diselesaikan secepatnya sebab mereka menyadari apa yang dilakukan itu salah.

Mantan Anggota DPRD Yahukimo ini juga menyatakan, situasi terakhir di Distrik Kurima sudah aman, jenazah dari kubu Hesegem dan Heselo sudah dimakamkan dengan cara perabuan (dibakar) oleh keluarga korban. (jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: YAHUKIMO

Recent Posts

Merawat Peradaban Suku yang Perlahan Hilang Ditelan Jaman

Dialah Mama Emma Awinero-Tjoe. Di atas bangku panjang kayu yang menjadi saksi bisu jejak pengabdiannya,…

34 minutes ago

Prabowo Akui Banyak Maling di Program MBG

Ia memerintahkan seluruh Gubernur, Bupati, Camat, Hingga Kepala Desa untuk memeriksa seluruh dapur Satuan Pelayanan…

2 hours ago

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

1 day ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

1 day ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

1 day ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

1 day ago