

Drs. Aquino B Uropmabin saat menyerahkan n SK kepada perwakilan tenaga kesehatan.(FOTO: Humas For Cepos)
JAYAPURA-Setelah dua hari mengikuti pembekalan, 231 tenaga kesehatan (Nakes) yang direkrut sebagai Satuan Tugas Pegunungan Bintang Sehat, secara resmi dilepas oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Drs. Aquino B Uropmabin di Kukding, Oksibil, Rabu (16/6). Para tenaga kesehatan ini akan ditempatkan di 34 distrik, yang akan melayani kebutuhan pelayanan kesehatan di 277 kampung, selama lima tahun.
Asisten Satu dalam sambutannya mengungkapkan bawha guru dan tenaga kesehatan adalah ujung tombak pembangunan manusia dan juga daerah. “Sehat dan cerdasnya rakyat di tangan guru dan tenaga kesehatan, jika mereka ini tidak ada, tentu tak kan ada bangsa, negara dan pemerintahan juga uang dan tidak ada orang cerdas.” katanya dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos kemarin.
Para tenaga kesehatan ini diharapkan membantu orang yang buta untuk melihat, orang tuli untuk mendengar dan orang lumpuh untuk berjalan dengan tanganmu yang penuh rahmat.
“Anda dibekali dan diutus untuk mengajarkan kepada masyarakat Pegunungan Bintang, budaya hidup sehat, bersih dan cerdas, untuk itu laksanakanlah tugas perutusan ini dengan menghadirkan Tuhan dalam setiap diri anda serta mengutamakan pendekatan yang harmonis kiranya pelayananmu menyelamatkan rakyat pegunungan bintang.”pesannya. (oel/tri)
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…