Categories: PEGUNUNGAN

Gereja KIBAID Resmi Ditabiskan, Bupati Ajak Perkuat Kemitraan Untuk Kedamaian

WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya secara resmi mentabiskan Gedung Gereja Kerapatan Injil Bangsa Indonesia (KIBAID) Jemaat Wamena, yang dirangkum dalam sebuah ibadah syukur, dalam acara tersebut gereja diajak untuk selalu memperkuat kemitraan, baik itu sesama gereja sendiri maupun tempat ibadah lain guna mewujudkan kedamaian di wilayah itu.

Bupati Atheninus Murib, SH, MH menyampaikan apresiasi kepada panitia dan jemaat atas kerja keras yang telah membuahkan berdirinya gedung gereja yang megah sebagai salah satu ikon rumah ibadah di Wamena. Tentunya ini menjadi simbol kemandirian umat Tuhan ditempat ini yang mampu untuk menyelesaikan pekerjaan Tuhan.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Jayawijaya, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia yang telah berupaya sehingga gedung gereja ini berdiri megah,” ujar Bupati Jayawijaya Athenius Murib.

Ia menegaskan, pemerintah daerah mendukung penuh toleransi antarumat beragama di Jayawijaya. Sebab, negara menjamin kebebasan setiap orang untuk beribadah sesuai dengan kepercayaan atau agama yang diakui serta untuk membangun rumah ibadah yang bisa digunakan untuk pembinaan umat dalam spiritualnya.

Namun demikian, ia juga menyampaikan keterbatasan kemampuan anggaran daerah dalam membantu seluruh proposal pembangunan gereja yang diajukan. Oleh karena itu, dirinya memutuskan untuk tidak lagi melakukan peletakan batu pertama pembangunan gereja baru pada tahun ini, mengingat banyaknya proposal yang belum dapat terakomodasi.

“Kami tetap mendukung, tetapi kemampuan APBD sangat terbatas. Yang bisa kami bantu, pasti kami bantu sesuai kemampuan, oleh karena itu melalui campur tangan Tuhan baginan ini bisa diselesaikan,” jelas Bupati Murib

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Majelis Sinode KIBAID, Pdt. Yulianus Tandirerung, mengapresiasi jemaat Wamena yang mampu menyelesaikan pembangunan gereja dalam waktu relatif singkat. Ia mengingat kembali peletakan batu pertama pada 19 Juni 2024, saat panitia menyatakan pembangunan dimulai dengan iman meski tanpa anggaran dan gambar perencanaan yang memadai.

“Hari ini Tuhan membuktikan bahwa iman kepada-Nya sangat besar kuasanya. Doa yang dipanjatkan dengan iman juga sangat besar khasiatnya,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Distrik di Puncak Alami Krisi Pangan dan Air

Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…

52 minutes ago

Ratusan Murid SMAN 5 Jayapura Diduga Keracunan MBG

Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…

3 hours ago

BGN Sikat Rekening Janggal di 414 SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…

9 hours ago

Siap-siap, Puncak Kemarau 2026 Tiba

Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…

11 hours ago

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

2 days ago