

Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK bersama jajaran memperlihatkan hasil razia dari penyekatan massa dari Tolikara yang turun ke Wamena untuk mengikuti Pleno KPU Tolikara di Wamena Minggu (15/12) malam (foto:Denny/cepos)
WAMENA– Usai melakukan penyekatan terhadap massa dari Kabupaten Lanny Jaya yang sengaja membawa masuk ratusan sajam ke Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan hal yang terhadap massa dari Kabupaten Tolikara yang masuk ke Wamena di ruas Jalan Trans Kimbim dan ruas jalan Kurulu Minggu (15/12) malam
Hasilnya, ratusan sajam kembali diamankan oleh Polres Jayawijaya, parang, samurai, pisau, tulang kasuawi dan busur serta anak panah, aksi mobilisasi massa yang membawa alat tajam ini dipicu oleh adanya pemindahan Pleno rekapitulasi tingkat Kabupaten untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tolikara di Wamena oleh KPU Papua pegunungan kemarin.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK meyatakan razia ini bukan hanya sekali dilakukan tapi sejak beberapa hari lalu pasca pleno rekapitulasi dua Kabupaten Lanny Jaya dan Tolikara dipindahkan ke Jayawijaya maka dilakukan razia gabungan berskala besar yang melibatkan 200 personil dari Brimob resimen IV mabes Polri, Kompi IV Batalyon D Wamena, dan Polres Jayawijaya.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…