Categories: PEGUNUNGAN

Usai Makan Mie Instan 35 Warga Keracunan

Suasana ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Wamena yang ramai dengan keluarga pasien keracunan yang menunggu di depan ruang UGD, Sabtu (16/3) malam. ( FOTO : Denny/cepos)

WAMENA-35 Warga yang terdiri 14 Mahasiswa yang melakukan KKN dari kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fatahul Muluk Jayapura dan 21 warga Welesi Kabupaten Jayawijaya dilaporkan keracunan usai memakan mie instan goreng. Mereka, terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit Wamena untuk  mendapat perawatan medis.

   Pimpinan Pondok Pesantren Al Istiqomah Distik Welesi Sumadi menyatakan awalnya mereka makan mie instan bersama dengan mahasiswa dari Kampus IAIN Fatahul Muluk Jayapura yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) disana sebagai tanda perkenalan sebelum melakukan kegiatan tersebut.

  “Setelah lewat dua jam kemudian, mula-mula pusing tapi masyarakat merasa biasa, semakin lama  satu per satu warga dan mahasiswa mulai mual dan muntah,” ungkapnya, Sabtu (16/3).

   Kata Sumadi, beberapa warga dan mahasiswa yang melakukan pertemuan di salah satu sekolah di Welesi langsung mandapat pananganan medis di Pos TNI, namun karena kurang obat dan banyaknya korban, sehingga tak bisa diatasi lagi.

  “Beberapa mahasiswa dan warga setempat langsung dilarikan ke RSUD Wamena dan mendapat penanganan di Unit Gawat Darurat ,”jelasnya

   Sumadi juga menjelaskan jika mereka membeli mie goreng instan di Wamena untuk acara perkenalan tersebut. Namun tidak diketahui mie instan tersebut dibeli di toko atau kios mana, sehingga ia masih berupaya untuk mencari kemasan dari produk tersebut.

   “Kebanyakan anak -anak yang mulai mengeluhkan pusing, sakit perut dan muntah usai mandi di kali, hal yang sama juga dirasakan warga yang tidak mandi di kali,” beber Sumadi.

  Dari pantauan Cenderawasih Pos, hingga Sabtu malam, pukul 23.00 WIT, mahasiswa dan warga yang keracunan telah mulai diperbolehkan pulang oleh petugas medis setelah dua jam mendapat perawatan serta diberikan obat untuk diminum.

   Hingga saat ini belum bisa dipastikan penyebab keracunan mahasiswa dan warga Welesi dan dalam insiden ini tidak ada korban jiwa dari masyarakat maupun mahasiswa, korban paling banyak terdiri dari anak -anak.(jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

13 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

14 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

15 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

16 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

17 hours ago

Gaji Manajer Kopdes Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta Dikontrak Dua Tahun

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…

18 hours ago