

Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram
YAHUKIMO-Pemadaman listrik secara bergiliran, dikeluhkan oleh masyarakat pengguna sumber daya listrik di Dekai, Kota Kabupaten Yahukimo. Terkait dengan itu, Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram memanggil PLN cabang Timika, Senin (17/1) di ruang kerjanya guna mengklarifilasi penyebab pemadaman listrik selama ini.
Setelah pertemuan dengan staf PLN Cabang Timika di Dekai, terungkap bahwa pemadaman listrik akibat dari kerusakan alat atau pembangkit listrik yang digunakan sudah tidak maksimal lagi, atau terjadi kerusakan pada perangkat listrik yaitu disel pembangkit listrik yang digunakan PLN selama ini.
Dua pembangkit listrik milik PLN sudah tidak maksimal lagi melayani pelanggan yang kurang lebih seribu pengguna, akibatnya terjadi pemadaman listrik secara bergiliran.
“Pemerintah akan terus berupaya untuk menormalkan situasi pemadaman listrik ini dengan bekerjasama menyediakan lahan untuk PLN membangun fasilitas kantor serta infrastruktur kelistrikan guna menunjang kebutuhan warga akan listrik,”ungkap Wakil Bupati Esau Miram.
Sementara itu, salah satu staf PLN di Dekai, Bayu Setiawan mengatakan, pemadaman listrik selama dua bulan ini akibat pembangkit listrik yang beroperasi mengalami kerusakan sehingga tidak mampu untuk melayani kebutuhan listrik di Kota Dekai.
Kebutuhan listrik di Yahukimo menurut Bayu diperlukan pembangkit listrik yang kapasitasnya 1,5 MKw, namun yang tersedia di PLN hanya pembangkit listrik kapsitas 1,1MKw sehingga mengakibatkan terjadinya pemadaman secara bergiliran sesuai dengan kapasitas pembangkit listrik di PLN Yahukimo yang hanya mampu melayani kebutuhan listrik untuk sebagian masyarakat saja.
Menurut Bayu, PLN berupaya mendatangkan satu unit pembangkit listrik yang berkapasitas 600 KW yang nantinya didatangkan dari Timika untuk bisa melayani kebutuhan masyarakat di Yahukimo.
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…