

WAMENA-Ketua Lembaga Masyarakat Adat Distrik Bpiri Gasper Kenelak menyatakan yang sangat diinginkan masyarakat Bpiri saat ini, yakni penerangan harus masuk ke rumah-rumah warga. Namun, meski jaringan listrik itu sudah ada, namun belum disambungkan ke rumah warga.
“Kami masyarakat Bpiri itu inginkan penerangan lampu bisa menyala di rumah warga, karena sekarang jaringan listrik ini sudah masuk sampai ke Distrik Koragi dan Bpiri, namun masyarakat kami belum menyambung ke rumah,” ungkapnya Kamis (16/7) kemarin.
Gasper mewakili masyarakat Distrik Bpiri yang mempunyai 5 kampung sangat berharap agar di tahun ini pelayanan penerangan bagi warganya bisa dilihat pemerintah. Ia tak mau pemerintah mengulur waktu di tahun depan, lagi karena akses kelistrikan sudah dekat dengan masyarakat sekarang tinggal penyambungan saja.
Masalah lain, lanjut Gasper adalah masalah air bersih lantaran Distrik Bpiri ini ada di puncak gunung, maka sangat kesulitan dengan air bersih. Ia berharap kepada pemda untuk menyambungkan air dari dari gunung yang berada tak jauh dari pemukiman warga agar bisa dialiri air bersih, karena ada beberapa mata air yang bisa dimanfaatkan.
Menanggapi masalah itu Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi menyatakan akan melaporkan kepada Bupati Jayawijaya agar permintaan masyarakat ini bisa diakomodir kedepan.
Soal air bersih dan puskesmas, ke depan akan menjadi perhatian Pemda Jayawijaya, karena usulan ini dari masyarakat, sehingga dalam musyawarah distrik usulan ini bisa dimasukan untuk menjadi perencanaan pembangunan di tahun-tahun mendatang. (jo/tri)
Jayapura Fair yang berlangsung di Lapangan PTC Entrop, Senin (17/8) malam, menjadi bagian dari…
Tim Persipura Jayapura kembali menjadwalkan laga ujicoba untuk mengukur kemampuan Boaz Solossa dan kawan-kawan selama…
Tim gabungan Polres Mimika membekuk tersangka sebelum akhirnya diterbangkan kembali ke Timika untuk menjalani proses…
Pembangunan fisik Patung Yesus di Kampung Yowong, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom kini telah rampung…
Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan Otsus Papua merupakan instrumen penting dalam…
Menurut Yunus, proses penyediaan makanan untuk program MBG tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Mulai dari…