“Kesalahan ini sebenarnya ada di sekretariat MRP sendiri yang tidak teliti melihat Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dari MRP apakah sudah masuk semua kegiatan untuk dianggarkan, ini karena RKA yang disusun itu lurus dalam DPA,”Tegas Noak Tabo.
Ia juga menambahkan saat ini tidak bisa semata-mata langsung datang dan ribut di kantor BP2KAD seperti itu, TAPD sudah memberikan pagu namun kesalahan menginput RKA yang mereka lakukan sendiri menjadi pemicu, pagu ada Rp 4 milyar yang diberikan kenapa tidak diinput dalam kegiatan semuanya di arahkan ke gaji.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Gubernur Apolo datang bersama Kepala Balai Binamarga Merauke, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jalan dan Jembatan…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam menjaga dan melestarikan dusun…
Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah resmi menerbitkan Surat Perintah (Sprint) Pengawasan guna mengawal rantai pasok…
Ia menambahkan kemistri tim baru terlihat pada paruh kedua kompetisi. Wilson juga menyoroti kebijakan transfer…
Rakor tersebut mengusung tema “Penguatan Penyediaan Data Orang Asli Papua Guna Mendukung Implementasi Undang-Undang (UU)…
Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan mengaku tak heran jika Reno Salampessy menjadi salah satu pilar…