Categories: PEGUNUNGAN

BPKP Mulai Dampingi Pemprov Papua Pegunungan

WAMENA – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mengakui jika sosialisasi yang dilakukan oleh BPKP kemarin merupakan pendampingan guna menindak lanjuti masalah -masalah yang menjadi temuan administrasi maupun penyalagunaan yang dilakukan ini bisa di perbaiki agar kedepannya tidak salah lagi dalam menentukan program dan kegiatan.

PJ Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep menyatakan Sosialisasi yang dilakukan kemarin itu merupakan pengantar untuk BPKP memberikan pendampingan kepada OPD dilingkungan pempov Papua Pegunungan khususnya kepada sekretaris dan bendahara agar lebih memahami aturan yang ada.

“Kami berharap dengan adanya pendampingan ini sekretaris dan bendahara bisa mengetahui kapan harus dilakukan pencairan anggaran dan kampan harus dilakukan pertanggungjawaban karena kalau sasaran juga terkadang jadi temuan,”ungkapnya Sabtu (12/7) di Wamena.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

BTM : Kita Tetap Dukung Owen

Ketua umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan manajemen menghormati keputusan Owen Rahadiyan yang melepas…

2 hours ago

Persipura Punya Pelatih Baru

Tim Persipura Jayapura sudah dipastikan akan kedatangan pelatih kepala baru. Ini setelah juru taktik musim…

2 days ago

Ada yang Salah Dalam Penetapan Tersangka Jampidsus

Menurut Anthon, penetapan tersangka yang dilakukan setelah penggeledahan dan kemudian dilanjutkan dengan pelimpahan berkas perkara…

2 days ago

Putra Misionaris Korban Pembunuhan Minta Hentikan Kekerasan

Dari rekaman suara selama 13,56 menit yang tersebar terdengar jelas jika Wesley nampak ikut berduka…

2 days ago

Ada Batu Bogor yang Harus Bunyikan Klakson

Ada sejumlah rute dan salah satunya menuju Mamberamo Raya. Ya jika hanya mengandalkan pesawat tentu…

2 days ago

Dokter Spesialis Anak Jelaskan Penyebab Paru-paru Basah

Paru-paru basah atau pneumonia merupakan infeksi pada jaringan paru-paru yang menyebabkan kantung udara terisi cairan…

2 days ago