Categories: PEGUNUNGAN

Budaya Masyarakat Adat Mamberamo Raya Tetap Dilestarikan

Dari Festival Oyandi Creative, Budayaku Jati Diriku

JAYAPURA_ Oyandi Voice salah satu Group Musisi di Papua dan lebih khusus di Kabupaten Mamberamo Raya menggelar Festival Oyandi Creative dengan harapan dapat mengangkat Harkat dan Martabat serta budaya masyarakat adat Mamberamo Raya yang selama ini hampir punah.

  Meskipun Festival Oyandi Creatif hanya digelar sehari di Kasonaweja pada Jumat (10/6) pekan kemarin, namun antusias masyarakat maupun grup tari, grup-grup  yospan  yang ikut terlibat langsung dalam Festival tersebut cukup tinggi.

  Nelius Awaky selaku penanggungjawab Festival Oyandi Creative mengatakan ini Festival merupakan inisiatif sendiri, dan akhirnya setelah dikomunikasikan kepada Pemerintah Daerah bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, maka  Pemerintah Daerah memberikan dukungan yang cukup baik atas sukses Festival Oyandi Creatif tersebut.

  “Meskipun Festival ini sangat sederhana,namun diharapkan ke depan ada hal yang lebih besar dilakukan oleh Pemerintah Daerah untuk mengangkat harkat dan budaya orang Mamberamo.”ungkap Nelius Awaky dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (14/6).

  Sementara itu Bupati Mamberamo Raya yang diwakili Asiten 3 Setda Kabupaten Mamberamo Raya Sukarwo dalam sambutannya  mengatakan sesuai dengan Visi dan Misi Daerah mewujudkan Mamberamo Raya yang maju , mandiri   berkarakter dan berdaya saing berdasarkan UUD 1945.  Dengan melihat Visi dan Misi tersebut, diharapkan ada pemerataan pembangunan dilandasi dengan budaya dn kearifan lokal, maka jati diriku adalah ciri khas.

  “Pemerintah Daerah memberikan apresiasi yang cukup tinggi kepada Oyandi Group yang telah menginisiasi Festival ini dan memberikan dukungan kepada semua sanggar seni dan kelompok musik yang ikut ambil bagian dalam Festival tersebut.”ungkapnya.

   Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamberamo Raya Benekdiktus Amoye mengungkapkan budaya  dan adat istiadat masyarakat Mamberamo dari Air Menetes sampai Ombak Pecah, dari Nadofuai hingga Apawer harus dikembangkan dan dipromosikan ke dunia luar agar dapat dikenal masyarakat luas.

  “Dinas Pendidikan dan Kebudayaan merasa bersyukur kepada Oyandy Group karena memiliki kreasi, kreatifitas dan inovasi yang telah dikembangkan dengan menggelar Festival tersebut untuk mengangkat budaya , dan adat istiadat masyrakat Mamberamo Raya,”ungkap Benediktus Amoye.

   Sementara itu salah tokoh adat Mamberamo Raya Sem Tasty yang juga Kepala Suku Burmeso mengatakan Festival hari ini sangat baik dan dilaksanakan demi generasi muda anak Mamberamo, sehingga mulai hari ini, besok dan seterusnya budaya Mamberamo harus dijaga dan dipromosikan demi anak cucu yang akan datang. “Saya berharap tahun depan Pemerintah Daerah dan Dinas terkait dapat melaksanakan kegiatan yang sama dengan nuansa yang berbeda.”ujarnya. (tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Persipura Lakukan Perombakan Besar-besaran

“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…

57 minutes ago

DPR RI Didesak Bentuk Pansus Pantau Kerusakan Dampak PSN

Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…

2 hours ago

Hampir Tak Ada Wakil Rakyat yang Bicara Penolakan PSN

Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…

3 hours ago

Keikhlasan Saat Situasi Ekonomi Kurang Bergairah Jadi Ujian Dalam Berkurban

Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…

4 hours ago

TPNPB Bertanggungjawab Atas Pembakaran Fasilitas Umum

TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…

5 hours ago

Empat WNA asal China Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal di Nabire

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…

12 hours ago