

PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM mengikuti Evaluasi Kedua Inspektorat Jenderal Kementrian Dalam Negeri di Jakarta Selasa (7/1) pekan lalu. (foto: dok PJ Bupati Jayawijaya for Cepos)
WAMENA– Meskipun mendapat apresiasi dari Kemendagri terkait 10 program prioritas yang dijalankan, namun PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM dianjurkan untuk melihat angka inflasi daerah yang mulai melonjak tinggi pada Desember lalu.
PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM membenarkan bahwa dari 10 10 indikator program prioritas yang perlu diperhatikan lagi adalah soal inflasi.
Ia juga mengaku jika masalah lain yang mempengaruhi tingginya Inflasi di daerah adanya beberapa permasalahn di kabupaten pemekeran seperti Lanny Jaya dan Tolikara sehingga banyak pengungsi dari daerah tersebut yang masuk ke Jayawijaya, sehingga ini menyebabkan permintaan pangan di Wamena tinggi sehingga harga barang juga meningkat.
“Kami sudah laporkan itu kepada Inspektorat Jenderal Kementrian dalam negeri, untuk kegiatan lain semua turun seperti stunting, miskin ekstrim, peningkatan ketahanan pangan itu semua terealisasi sehingga diberikan apresiasi atas apa yang telah dikerjakan,”kata Thony Mayor.
Menurutnya, untuk inflasi Pemerintah Kabupaten Jayawijaya ditahun lalu sudah berupaya untuk menurunkan, dengan menghadirkan gerakan pangan murah di distrik -distrik hanya saja masuk Nataru dan beberapa insiden di kabupaten lain turut mempengaruhi harga di Jayawijaya, dengan adanya penjelasan itu Pemkab Jayawijaya kembali direkomendasikan untuk kembali menekan angka inflasi di daerah ditahun 2025 ini.
“Untuk menekan Inflasi daerah tadi kita sudah mengambil langkah untuk melakukan rapat dengan aviasi penerbangan, pengusaha yang mengelola tol laut dengan jembatan udara ini untuk melakukan koordinasi kembali untuk melakukan gerakan pangan murah lagi,” jelas Pj Bupati Jayawijaya.
Ia juga menambahkan, untuk masalah -masalah pertanian yang selama ini menjadi prioritas seperti bawang merah, padi saat ini masyarakat sudah menanam, hanya saja mungkin pemasarannya yang kurang, ini yang pemerintah lagi mengusahakan agar hasil panen petani ini bisa terserap kepada masyarakat.(jo/wen)
PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM mengikuti Evaluasi Kedua Inspektorat Jenderal Kementrian Dalam Negeri di Jakarta Selasa (7/1) pekan lalu. (foto: dok PJ Bupati Jayawijaya for Cepos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…