

Kapolres Jayawijaya AKBP. Muh Safei A.B, SE( FOTO: Denny/ Cepos )
WAMENA—Rencana demo yang akan dilakukan, hari ini, Selasa, (14/6), hanya boleh dilakukan dengan mengirim perwakilan ke DPRD Jayawijaya, tak bisa lagi dilakukan dengan massa yang besar, sebab halaman Kantor DPRD Jayawijaya itu sejak demo 3 Juni sampai saat ini masih dalam pengawasan.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Muh Safei AB, SE mengakui, sampai saat ini pihaknya masih menunggu koordinator aksi untuk melakukan koordinasi dan klarifikasi terkait rencana aksi yang dilakukan, sebab halaman Kantor DPRD Jayawijaya masih tidak diperkenankan, masih dalam pengawasan, kalau gedungnya boleh digunakan tetapi hanya perwakilan saja, tidak bisa membawa massa.
“Semula koordinator aksi minta di lapangan, tapi kita sarankan massa perwakilan, paling tidak 50 orang bisa masuk DPRD untuk berdialog,” ungkapnya, Senin (13/6) kemarin.
Ia juga mengakui, jika dilihat surat yang diedarkan, itu rencananya di lokasi Kantor Dewan Adat Papua (DAP). Itupun kepolisian tetap monitor, apakah jadi di situ, kemudian kegiatannya seperti apa, sebab dalam surat itu dikatakan hanya untuk melakukan doa bersama.
Terkait dengan itu, kata Kapolres dari kepolisian tetap melakukan upaya preventif untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, karena hasil keputusan rapat bersama Forkopimda untuk Jayawijaya msyarkat mulai risih, di mana setiap kali ada demon, kegiatan ekonomi tidak jalan.
Untuk itu, diharapkan kepada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya, boleh dilakukan dengan harapan perwakilan saja ke DPRD sehingga itu lebih elegan, bermartabat dan berwibawa.(jo/tho)
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…