

Pembangunan Jalan Lingkar Lukmen yang menghubungkan Distrik Napua dengan Distrik Welesi Kabupaten Jayawijaya. ( FOTO: Denny/Cepos)
WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi mengungkapkan bahwa pembangunan jalan lingkar Lukmen dari APBD tingkat 1 Provinsi Papua, pada tahap pertama ini sudah mencapai sekitar 50 persen.
“Sekarang untuk progres dari Jalan lingkar Lukmen yang sudah ada ini 50 persen dan akan dilakukan dalam dua tahapan kontrak, dimana yang sudah berjalan ini adalah tahap pertama,” ungkapnya Sabtu (11/12) kemarin.
Bupati menyatakan, saat ini bisa dilihat ada beberapa tempat yang dilalui jalan lingkar Lukmen ini sudah dibuka. Hanya saja Pemkab Jayawijaya berharap kepada penanggungjawab dari pekerjaan itu, dalam hal ini Dinas PU Provinsi Papua agar lebar jalan itu jangan sampai 22 meter mungkin bisa dibuka dengan lebar 12 meter.
“Permintaan kami untuk lebar jalan itu 12 meter agar akses jalan ini terkoneksi semua, kalau lebarnya kita buat 22 meter dan saat ini sudah ada yang dibuat berukuran itu, nanti ditakutkan anggarannya tidak cukup maka jalan itu tidak akan tersambung,” jelas Jhon Banua.
Ia memastikan adanya jalan lingkar Lukmen ini lantaran permintaan dari masyarakat sendiri, dimana setiap kali kunjungan Bupati dan Wakil Bupati ke Distrik maka permintaan yang disampaikan adalah pembukaan jalan kepada pemerintah daerah.
“Permintaan jalan ini memang tidak bisa ditangani oleh APBD Kami sehingga dari pemerintah daerah harus melanjutkan ke APBD tingkat 1 Provinsi Papua dan Disetujui oleh Gubernur Papua dengan membangun akses jalan lingkar.”bebernya
Bupati menambahkan kepentingan dari pembangunan jalan Lingkar Lukmen ini nantinya masyarakat yang akan menikmati seperti warga di Distrik Napua kalau menuju ke Kantor Distrik harus melalui jalan protokol, tapi kalau jalan ini sudah jadi, maka bisa langsung melalui jalan ini. “Artinya dengan adanya sarana jalan lingkar Lukmen ini memudahkan masyarakat untuk mengakses kantor pemerintahan dan juga pusat kota Wamena,” tutup Bupati Jayawijaya. (jo/tri)
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…