

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi didampingi Sekda dan Asisten I Sekda saat melihat persiapan Penilaian Akreditasi Paripurna di RSUD Wamena. (fotoDenny/ Cepos)
WAMENA – Pemeriintah Kabupaten Jayawijaya saat ini sedang berupaya untuk memenuhi kebutuhan RSUD Wamena dalam Penililaian akreditasi Paripurna atau bintang 5 ditahun 2023 ini sebab tim penilaian akan memulai pemeriksaan di rumah sakit mulai besok sehingga pihaknya harus siap untuk melakukan pembenahan.
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi usai melakukan rapat koordinasi mengakui bahwa pihaknya sebagai pengawas akreditasi Paripurna di RSUD Wamena mulai hari ini mulai mempersiapkan segala sesuatunya yang masuk dalam penilaian itu dan besok ini akan dimulai proses penilaiannya.
“kami sudah melakukan rapat dengan tim akreditasi sehingga kekurangan –kekurangan yang hari ini dilihat bisa langsung ditindak lanjuti dalam perbaikan, sehingga saat tim penilaian akreditasi masuk semuanya sudah kita benahi apalagi masalah administrasi,”ungkapnya saat melakukan kunjungan ke RSUD Wamena jumat (11/10) kemarin.
Menurutnya, masalah ini yang tadi dirapatkan dengan semua tim akreditasi agar semua bisa berjalan dengan baik, persiapan untuk tim Akreditasi ini sudah benar –benar siap, dan sudah teknikal meating dan besok Pukul 08.00 Wit akan dilakukan penilaian melalui system online atau daring, dan untuk selanjutnya tim penilaian akan tiba di Wamena
“kekurangan yang ada ini bisa disiapkan semua , oleh Karen itu kami semua bersama tim optimis untuk mendapatkan paripurna , dan kita terus berupaya bagaimana kita bisa mendapatkan pariurna bintang lima,”jelas Bupati Banua.
Page: 1 2
Ia tak menampik bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan terkait pelanggaran HAM yang belum sepenuhnya…
Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM adalah sebuah hal yang lumrah. Dimana lima region lainnya dibelahan…
Evan Soumilena dikenal sebagai pemain Tim Nasional Futsal Indonesia yang aktif membela Indonesia di berbagai…
Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik pusat aktivitas masyarakat, seperti pertokoan, kios pedagang, serta ruas jalan…
Dalam pertemuan tersebut, Iptu Wilhelma Kurut menyampaikan keprihatinan atas maraknya penyakit masyarakat di kalangan pemuda,…
Tujuan dari ketentuan ini adalah untuk menciptakan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil,…