Categories: PEGUNUNGAN

Perawat Harus Bekerja Sesuai Kode Etik

WAMENA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Jayawijaya meminta kepada para perawat di Kabupaten Jayawijaya untuk memahami kode etik dan hukum keperawatan agar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetap dalam ketentuan, khususnya bagi perawat yang baru.

Hal itu ditegaskan, Sekda Kabupaten Jayawijaya, Thony M Mayor, SPd, MM di sela-sela menghadiri seminar keperawatan kode etik dan hukum keperawatan serta Musyawarah Daerah(Musda)  Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Jumat, (11/11), kemarin.

Ia mengakui, seminar ini terkait dengan etik dan hukum keperawatan, karena itu, Pihaknya menilai, seminar ini sangat penting, khusus bagi perawat yang masih muda -muda atau yang baru, harus bisa mengikuti kegiatan ini agar mempunyai pengalaman.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan dr. Willy E Mambieuw, SPB menyatakan, kode etik keperawatan ini, ada di masing -masing profesi, baik itu dokter, perawat, analis, farmasi dan bidan, semua punya kode etik yang berbeda.

“Kode etik itu yang membuat kita bekerja sesuai dengan etika yang harus dilakukan,”ungkapnya.

Ia juga menyatakan, kode etik keperawatan ini merupakan rambu -rambu agar perawat bisa bekerja sesuai dengan aturan, sehingga masing -masing bidang dalam dunia kesehatan, bisa bekerja sesuai profesinya, contoh kalau dia perawat, maka tidak boleh masuk ke arena atau jalur teman -teman dari bidan.

“Bidan juga memniliki kode etik sendiri, dari organisasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI), contoh lain dalam persalinan, perawat tidak bisa masuk ke sana untuk menolong persalinan, baik itu di fasilitas kesehatan atau di RSUD, “kata dokter Spesialis Bedah RSUD Wamena.

Menurutnya, perawat itu melakukan pelayanan kesehatan di luar persalinan, begitu juga dengan gizi, analis kesehatan maupun farmasi,  untuk dokter juga begitu, mereka tidak bisa masuk sampai ke situ, mereka hanya bisa melakukan tugasnya sesuai prosedur atau etik profesi dari mereka sendiri.(jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

Wali Kota: Awasi Pembangunan di Kawasan Rawan Bencana!

  Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…

9 hours ago

Jangan Biarkan Warga Sipil Jadi Korban Konflik

  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…

9 hours ago

Layanan Publik Harus Tepat Waktu dan Bebas Pungli

   Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…

13 hours ago

Pemprov Bentuk Tim Aset Untuk Tangani Sengketa Tanah

  Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…

13 hours ago

Perkuat Tata Kelola Daerah, Pemprov Bentuk Tiga OPD Baru

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…

20 hours ago

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

21 hours ago