Categories: PEGUNUNGAN

Dua Jadi Tersangka, Tujuh Pelaku Masih Diburu

AKP. Suheriadi, SIK ( FOTO : Denny/Cepos )

WAMENA-Usai menangkap 4 orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan warga Sumatera Utara (Sumut) dalam bentrokan warga di Pasar Wouma akhir bulan lalu, kini penyidik Polres Jayawijaya menetapkan dua orang sebagai tersangka dan masih memburu tujuh pelaku lainnya.

  Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya AKP. Suheriadi, SIK  mengungkapkan bahwa dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu berinisial RM  dan JF. RM dikenakan pasal penghasutan, sebab dia yang menghasut sehingga terjadi gerakan masa yang menyebabkan tindak pidana lain. Sementara   JF ikut melakukan pemukulan terhadap korban.

  “Untuk para pelaku ini ada 9 orang, dua sudah berhasil kami tangkap, sementara tujuh pelaku lainnya masih terus dilakukan pencarian, namun kami sudah mengantongi identitas mereka termasuk pelaku utama yang melakukan penikaman,” ungkap Suheriadi, Sabtu (11/5) kemarin.

  Menurutnya,  dari 7 pelaku yang belum tertangkap termasuk pelaku utama berinisial TRS, sedangkan yang ikut melakukan penganiayaan, NL, DS, TR, AG dan NK. “Apabila tidak menyerahkan diri, kami akan melakukan upaya tegas dan paksa untuk mendapatkan para pelaku ini untuk ditindak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” jelas Suheriadi.

  Lebih lanjut diungkapkan bahwa kejadian di Pasar Wouma itu diawali saat adanya beberapa pemuda mengkonsumsi miras, dan kemudian melakukan pemalakan atau meminta rokok kepada pedagang yang ada di pasar itu, tetapi pemilik toko keberatan dan terjadilah cekcok mulut, akibatnya pemuda yang  mabuk ini memukul rolling door dari pemilik toko, 

  “Selain memukul mereka juga mengeluarkan teriakan yang membuat pemilik toko ini takut sehingga menelpon ke Polres Jayawijaya, anggota kita langsung ke TKP dan mendapatkan seorang pemuda yang membuat keributan tadi, namun saat hendak diamankan ia melawan dan mengeluarkan hasutan dengan bahasa daerah,”bebernya.

  Dengan teriakan dan hasutan itu, kata Suheriadi, masyarakat yang ada disitu semua melakukan penyerangan terhadap petugas yang ingin membawa RM yang dalam keadaan mabuk hingga aparat mengeluarkan tembakan peringatan, setelah membawa RM ke Polres ada dampak lanjutan,

  “Yang tadinya mereka menghalau agar temannya tidak dibawa, karena tidak berhasil mereka melampiaskan kemarahannya pada toko-toko yang ada di Pasar Wouma karena masyarakat menganggap mereka yang menelepon polisi,”katanya. 

  Tindak puas dengan itu, Lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Jayapura, masyarakat yang tesulut emosi ini melakukan razia terhadap warga yang datang dari arah jembatan Wouma ke Wamena Kota, ada pedagang bakso cilok dan tukang sayur yang berhasil melarikan diri namun motornya dibakar.

“Pada saat itu melintas korban bersama 2 rekannya yang merupakan operator alat berat ini saling berboncengan dengan dua rekannya dan korban yang membawa motor, saat dihalau salah satu rekan korban ini berhasil menyelamatkan diri, sedangkan korban dan salah satu rekannya ini jadi bulan -bulanan masa disitu,”bebernya.(jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Miris, di Muara Tami Seorang Bocah SD Disetubuhi Ayah Tiri

Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…

11 hours ago

Tangani 1.572 Kasus, 11 Markas KKB Diduduki

Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…

12 hours ago

Viral Truk Sampah Diduga “Bermain” BBM

Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…

13 hours ago

Tersangka Sakit, Kasus Ibu Bakar Anak Dibantarkan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…

14 hours ago

7 Kebiasaan Setelah Makan yang Ternyata Kurang Baik untuk Kesehatan

Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…

16 hours ago

Biaya Latsarmil Calon Manajer Koperasi Desa Capai Rp30 Juta/Orang

Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…

17 hours ago