Categories: PEGUNUNGAN

Hasil Rapid Test di Bandara, 21 orang Reaktif Covid-19

Salah satu Petugas Bandara Wamena saat melakukan Rapid Test di Halaman Bandara Wamena, Senin (11/5) kemarin.(FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA-Dari 200 orang loader penerbangan Cargo dan petugas di Bandara Wamena yang kemarin mengikuti   rapid test, Senin (11/5) kemarin, ternyata hasilnya  21 orang dinyatakan reaktif Covid-19. Karena itu, semua langsung dilakukan karantina oleh petugas untuk melakukan pemeriksaan selanjutnya dengan pengambilan sampel Swab.

   Ketua Tim Gugus Penanggulangan Covid -19 Jhon Richard Banua mengakui dari hasil rapid tes yang dilakukan kemarin di Bandara Wamena terdapat 21 orang yang hasilnya Positif sehingga ia telah melakukan karantina terhadap mereka dan beberapa di antara mereka telah diambil swabnya untuk dikirim ke Jayapura.

   Lebih rinci,  Bupati  menyebutkan bahwa  dari 21 orang yang reaktif itu, dari kalangan petugas bandara sendiri ada 14 orang yang ditemukan reaktif. Dimana,  3 diantaranya virusnya sudah mulai hilang (IGG) dan 11 orang virusnya baru mulai menyebar (IGM).   

  “Kami pastikan mereka semua akan kembali mengikuti tes swab untuk lebih memastikan lagi penyebaran Covid -19, karena di Jayawijaya  saat ini sedikit meningkat dibandingkan dengan kabupaten lain di wilayah Pegunungan Tengah Papua,”kata Jhon Banua, Selasa (12/5).

   Ia juga menyatakan kemungkinan penyebaran virus ini melalui barang yang diangkut dari Jayapura dan Timika. Yang lebih dikhawatirkan dari Timika, karena ia tidak tahu apakah ada penyemprotan disinfektan di gudang cargo dan barang yang diangkut dari sana atau tidak.

  “Kalau dari Jayapura kita bisa pastikan sudah dilakukan penyemprotan baik itu di gudang cargo, pesawat dan barang yang akan diangkut ke Wamena, namun saya berharap tidak ada penularan yang dari barang,” bebernya.

   Selain itu, hingga saat ini Gedung Silimo Siloam yang digunakan sebagai tempat karantina kini telah penuh sehingga pemerintah sudah menyiapkan alternatif tempat lain untuk melakukan karantina kepada masyarakat yang hasil rapidnya positif ini.

   “Memang itu sudah penuh, namun kami sudah menyiapkan tempat lain untuk melakukan karantina bagi mereka yang hasil rapidnya positif untuk langkah selanjutnya melakukan pemeriksaan Swabnya,”tuturnya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

10 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

12 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

13 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

14 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

15 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

16 hours ago