Categories: PEGUNUNGAN

Pertamina Papua Pegunungan Lakukan Sidak ke Pangkalan Mitan

WAMENA – Perwakilan Pertamina Papua Pegunungan mulai melakukan inspeksi ke sejumlah pangkalan minyak tanah yang ada di Kota Wamena.  Sales Branch Manager Pertamina Papua Pegunungan Andre Hausan menyatakan saat ini jumlah pangkalan resmi yang ada di Jayawijaya berjumlah 315. Pangkalan ini sudah ditetapkan untuk menjual BBM jenis Minyak Tanah (Mitan) sesuai dengan ketetapan dari pemerintah yakni Rp 4000 per liter.

“Kami dari pertaminta menyarankan masyarakat bisa mencari pangkalan terdekat dari rumah mereka untuk bisa membeli minyak tanah di situ saja, sebab minyak tanah merupakan barang subsidi sehingga kita siapkan layanan pengaduan yang sudah ditempel di beberapa pangkalan,”ungkapnya Kamis (9/4).

Menurutnya, pihaknya memberikan nomor pengaduan ini agar apabila ada pangkalan yang menjual BBM minyak tanah ini tidak sesuai dengan harga yang ditetapkan, masyarakat bisa melaporkan kepada agen penyalur, Pertamina dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayawijaya sehingga akan ditindak lanjuti dan berikan sangsi tegas ke pangkalan tersebut.

“Bagi warga yang belum terdaftar bisa mencari pangkalan terdekat untuk mendaftar, sebab kalau memang kuota mitan di satu pangkalan itu kurang maka kita bisa memberikan ekstra droping, karena kita melihat dari kebutuhan masyarakat juga,”jelas Andre Hausan.

Secara terpisah, Kabid Ekspor Impor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sammy Rumbino menegaskan akan melakukan pengawasan terkait dengan penjualan minyak tanah baik di setiap pangkalan maupun pengecer, sebab berdasarkan informasi yang diterima harga di pengecer ini melambung terlalu jauh khususnya untuk penjualan minyak tanah.

“Kami berharap ada satu surat keputusan dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang dikeluarkan kepada kami untuk melakukan pengawasan, agar kita juga bisa mengambil langkah yang mengacu atau berdasarkan keputusan tersebut,”bebernya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

1 day ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

1 day ago

El Nino Kuat Bayangi Mimika, BMKG Peringatkan Asap Kiriman dan Gangguan Penerbangan

BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…

1 day ago

Giliran Asap Negara Tetangga Resahkan Warga RI-PNG

Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…

1 day ago

Satpol PP Siagakan 10 Personel Amankan  Kantor Dinkes Merauke

Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…

1 day ago

Melaju di Atas Aspal dari Malam Tembus Pagi, Terapkan Monitoring  24 Jam

Di tengah tuntutan pemenuhan  hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…

1 day ago