

Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, SH, Mhum saat mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat di Distrik (fotoL Denny/ Cepos )
WAMENA-Kepala Puskesmas Bolakme, Kemain Wenda mengatakan akibat pengaruh informasi hoax menghambat kegiatan vaksinasi di tiga distrik yang masuk wilayah kerja puskesmasnya, yakni Distrik Bolakme, Tagime dan Melagalome ini. Bahkna, rombongan dokter dan vaksinator sudah pernah turun ke sana, namun masyarakat menolak sehingga rombongan itu kembali.
“Kemarin dokter Maikel dan rombongan sudah datang mau jalankan (vaksinasi.red), tetapi masyarakat ini awalnya pengaruh kurang bagus, sehingga mereka kayaknya tidak mau vaksinasi. Itu pengaruh dari pemuda-pemuda tertentu, makanya kami turun juga, tapi masyarakatnya tidak terima,”ungkapnya jumat (9/7) kemarin
Ia mengakui di distrik tersebut hanya tenaga medis yang sudah mengikuti vaksinasi, sementara masyarakat belum semuanya mendapatkan vaksinasi ini. Karena itu, pihaknya masih terus berupaya untuk melakukan sosialisasi agar masyarakat bisa paham dan bisa divaksinasi.
“Yang sudah vaksin itu tenaga medis di puskesmas saja. Kalau masyarakat memang belum sama sekali, ini masalahnya adalah informasi yang diterima kebanyakan tak benar, namun masyarakat mempercayai itu,” katanya.
Tenaga medis di Puskesmas Bolakme yang membawahi tiga distrik ini masih terus melakukan sosialisasi agar masyarakat percaya keamanan vaksin dan menerima antibodi tersebut, oleh karena itu masih membutuhkan waktu agar mendapat kepercayaan dari masyarakat.
“Kita masih butuh waktu untuk sosialisasi supaya masyarakat paham. Kami di Puskesmas Distrik Bolakme ini masih membawahi Distrik Tagime dan Distrik Melagalome,” katanya.
Ia menambahkan bahwa beberapa tenaga medis memang belum mengikuti vaksinasi, karena memiliki riwayat penyakit bawaan. Secara keseluruhan tenaga medis yang di satu puskesmas yang melayani masyarakat tiga distrik ini berjumlah sekitar 36 orang.
“Kita dalam melakukan pelayanan kesehatan memiliki wilayah yang luas sehingga tidak satu tempat yang kita sosialisasikan, kita harus berpindah kampung untuk memberikan pelayanan kesehatan sekaligus memberikan sosialisasi vaksinasi,”tutup Kemain Wenda. (jo/tri)
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melakukan tindakan tegas dalam upaya pemberantasan peredaran gelap…
Ketua Pengadilan Negeri Merauke, lanjut Yuri Ardiansyah, telah menunjuk 3 hakim untuk menangani 2 perkara…
Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze mengingatkan para kepala distrik untuk melaksanakan tugas dengan optimal serta…
Kapolres Boven Digoel melalui Kasat Reskrim AKP Ishak O. Runtulalo menyampaikan, laporan awal diterima pihaknya…
Polsek Wamena Kota memastikan dua korban pencurian dan kekerasan (curas) terhadap dua saudara DW dan…
Pemkab Jayawijaya meminta konflik yang melibatkan dua kelompok masyarakat harus dihentikan. Wakil Bupati Jayawijaya Ronny…