

Manager Trigana Air Service Wamena Michael Biduri (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Edaran pembatasan barang basah yang dikeluarkan Trigana Air Sevice saat ini sudah kembali normal namun aviasi penerbangan tersebut hanya mengoperasikan dua dari empat pesawat cargo miliknya untuk melayani ke Wamena dan Dekai Yahukimo, ketentuan ini juga dilihat dari pemasok barang ke wilayah tersebut yang berkurang saat ini.
Manager Trigana Air Service Wamena Michael Biduri menyatakan surat edaran yang dikeluarkan Trigana terkait pembatasan pengiriman barang basah, pembatasan itu memang sempat diberlalukan namun sejak senin kemarin sudah normal kembali, alasan pembatasan barang -barang basah atau yang mudah rusak seperti ikan itu karena trigana mengoperasikan dua pesawat.
“Kita mengurangi jumlah penerbangan cargo karena kami menyadari barang pedagang juga tak mungkin seperti keadaan normal, ini pasti akan terjadi penurunan jumlah barang, disamping itu sistem pembayaran BBM Avtur itu harus deposit ke pertamina,”ungkapnya Rabu (8/4).
Deposit ini sebagai jaminan dalam pembayaran Avtur, dengan kalulasi biaya operasional dengan tunggak Cargo yang diprediksi dalam satu, dua bulan jumlahnya sekian sehingga dibatasi dua pesawat yang menyesuaikan dengan dana untuk deposit ke pertamina.
“Jadi edaran untuk pembatasan barang bacah yang sempat heboh beberapa hari lalu itu sudah kembali normal, baik ke Oksibil, Yahukimo dan Wamena sudah kembali seperti biasa, namun hanya mengoperaikan dua pesawat sambil melihat situasi perkembangan kedepan,”jelas Michael.
Page: 1 2
Tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan ternyata tidak hanya berdampak pada tingkat kesejahteraan, tetapi…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…
Berdasarkan hasil analisis pemutakhiran parameter dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa…
Ketua Tim Meteorologi Publik BMKG, Finnyalia Napitupulu, menginformasikan bahwa gambaran cuaca secara umum di…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengatakan, definisi OAP telah memiliki dasar hukum…