Categories: PEGUNUNGAN

Keluhan Kekurangan Alat Transportasi, Sekda Ajak Jaga Keamanan Bersama

WAMENA – Keluhan masyarakat terkait transportasi yang ada di Wilayah Luar Kota Wamena seperti ke Distrik Musatfak dan beberapa distrik lainnya dimana warga yang bertani kesulitan untuk mendapatkan angkutan ke Kota Wamena untuk menjual hasil kebunnya.

Menyikapi keluhan tersebut, pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengajak semua masyarakat untuk menjaga keamanan agar sopir –sopir angkutan umum bisa membantu warga menyediakan transportasi hingga masuk ke wilayah Kampung-kampung.

Sekretaris daerah Kabupaten Jayawijaya Thony M Mayor, SPd, MM menyatakan, dengan menjaga keamanan bersama maka angkutan umum yang sering beroperasi sampai ke kampung , bisa kembali melakukan aktifitasnya, dan ini tentu menjadi kebutuhan masyarakat juga dalam mengangkut hasil kebunnya untuk dijual di pasar.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Bawaslu Papua Laporkan Dana PSU ke Gubernur

Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…

57 minutes ago

Pengoperasian Rumah Singgah Mulai Dipersiapkan

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…

2 hours ago

Evaluasi Tim, Persipura Lakukan Rangkaian Ujicoba

Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…

2 hours ago

Wali Kota Minta PT AMJ Beri Kebijakan Khusus Bagi Pelanggan Tidak Mampu

Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…

3 hours ago

Angkasa Pura Bentuk Posko Angkutan Udara

General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…

3 hours ago

Lokasi Tambang Tradisional Mulai Dilakukan Pendataan

Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Petrus Koirewoa, menjelaskan bahwa pendataan yang dilakukan tidak…

4 hours ago