Categories: PEGUNUNGAN

Bupati Jhon Kembali Pertanyakan Kualitas Jaringan Internet

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua , SE, MSi saat melakukan Video Confrend dengan General Manager Operation dan Quality Manageman Telkomsel Maluku Papua Adi Wibowo

WAMENA-Bupati Jayawijaya   Jhon Richard Banua kembali mempertanyakan kualitas jaringan internet yang disediakan oleh  Telkomsel. Sebab, meski telah menambah kapasitas Banwich sebesar 250 Mbps dan yang digunakan saat ini mencapai 1075 Mbps, namun tak semua wilayah Jayawijaya khususnya dalam kota Wamena bisa mengakses internet dengan baik.

  “Kami dari pemda juga akan terus melakukan koordinasi melalui Kominfo agar kembali bisa mendapat tambahan sisa bandwith yang dibutuhkan hingga mencapau 3000 Mbps bisa ditindak lanjuti dan bisa terpasang di Jayawijaya,”ungkap Bupati Jhon Banua daam Video Conference dengan Telkomsel di ruang rapat Bupati Selasa (7/7) kemarin.

     Menurut Bupati, kebutuhan internet  di Wamena, khususnya  anak -anak yang baru lulus sekolah yang sedang mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri, sangat tinggi untuk mendaftar secara online.

   “Kalau kita berbicara pembiayaan, saya kira APBD kita tak perlu membiayai lagi karena itu (Telkomsel) adalah perusahaan, sehingga semua tanggungjawab di Telkomsel, kami hanya bisa fasilitasi melalui surat Bupati untuk melakukan Koordinasi ke Kominfo atau Bakt,”papar Bupati.

   Sementara itu General Manager Operation dan Quality Managemen Telkomsel Maluku Papua Adi Wibowo menyatakan dalam penyediaan jaringan PT. Telkomsel tak bisa berdiri sendiri tetapi membutuhkan suport dari Bakti yang ditunjuk dari Pemerintah untuk mengimplementasikan Palapa Ring Timur (PTR) tak hanya di Wamena tetapi untuk seluruh Papua.

  “Untuk membantu, kami hanya bisa memberikan solusi temporary terkait dengan kebutuhan akses internet yang baik, dimana saat ini kami punya 29 Base Transceiver Station (BTS) yang  diprioritaskan untuk 8 lokasi di Wamena,”jelasnya.

   Dimana 8 lokasi yang diprioritaskan itu untuk mengkafer seperti daerah Pasar Sinakma, SMP YPPKI, SMA PGRI, Kodim, SMP/ SMA Yapis, Gereja Gidi, Puskesmas, SMA Negeri 1 Wamena, Kantor Bupati , Polres Jayawijaya , RSUD Wamena dan Pasar Wouma, daerah -daerah sekitar sini akan diprioritaskan dari hasil diskusi yang pertama.

   “Diharapkan jika masyarakat membutuhkan jaringan internet yang mungkin lebih bagus dan menjadi prioritas, daerah -daerah ini yang mungkin bisa menjadi rujukan saat tingkat urgenitasnya tinggi  atau dibutuhkan mungkin bisa mendekati BTS kami yang mengkafer daerah tersebut,”tutupnya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

8 minutes ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

1 hour ago

Pulau Kimaam Tak Boleh Dikorek Untuk PSN

Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…

2 hours ago

Dari Retorika Kebijakan Menuju Aksi Teknis

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…

3 hours ago

Patroli Satgas Keamanan Identik Pengejaran Berujung Operasi Tempur

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…

4 hours ago

Tiga Jenazah Korban Jembatan Putus Ditemukan

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…

5 hours ago