Sementara itu banyak pencaker yang akan mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024 di Kabupaten Intan Jaya mengalami kesulitan saat mengunggah berkas ke aplikasi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCSAN).
Kendala yang dialami para pencari kerja ini terjadi pada saat penempelan meterai elektronik (E-Meterai) ke dalam SSCASN. Mereka menduga bahwa kendala ini terjadi lantaran sistem tersebut eror akibat diakses oleh banyak pengguna di seluruh Indonesia.
Oleh karena itu, mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Intan Jaya agar dapat mengambil kebijakan dengan memberikan kemudahan bagi para pencaker untuk mendaftarkan diri mengikuti tes CPNS 2024.
“Mohon ada kebijakan bagi mereka yang tidak mendaftar secara online karena sistem eror,” kata Tokoh Intelektual Kabupaten Intan Jaya, Joni Kobogau kepada Cenderawasib Pos, saat ditemui di Mimika, Kamis (5/9/2024).
Ia juga mendesak pemerintah agar dapat mengakomodir pendaftaran secara offline bagi anak-anak Orang Asli Papua (OAP) dan meniadakan pendaftaran yang dilakukan secara online. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…
Sejak April 2025, rumah sakit milik Pemerintah Kota Jayapura tersebut menjalankan Program Jaminan Direktur,…
Hanya berselang 15 menit setelah insiden, Tim Babat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang…
Kajati Papua Jefferdian mengatakan, pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi yang secara rutin dilakukan secara bergantian…
Peninjauan meliputi akses jalan menuju kawasan pusat pemerintahan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Selatan hingga…
enghubung Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia Wilayah Papua secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan…