Sementara itu banyak pencaker yang akan mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024 di Kabupaten Intan Jaya mengalami kesulitan saat mengunggah berkas ke aplikasi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCSAN).
Kendala yang dialami para pencari kerja ini terjadi pada saat penempelan meterai elektronik (E-Meterai) ke dalam SSCASN. Mereka menduga bahwa kendala ini terjadi lantaran sistem tersebut eror akibat diakses oleh banyak pengguna di seluruh Indonesia.
Oleh karena itu, mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Intan Jaya agar dapat mengambil kebijakan dengan memberikan kemudahan bagi para pencaker untuk mendaftarkan diri mengikuti tes CPNS 2024.
“Mohon ada kebijakan bagi mereka yang tidak mendaftar secara online karena sistem eror,” kata Tokoh Intelektual Kabupaten Intan Jaya, Joni Kobogau kepada Cenderawasib Pos, saat ditemui di Mimika, Kamis (5/9/2024).
Ia juga mendesak pemerintah agar dapat mengakomodir pendaftaran secara offline bagi anak-anak Orang Asli Papua (OAP) dan meniadakan pendaftaran yang dilakukan secara online. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
LBH Papua menilai operasi penyisiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Dogiyai setelah peristiwa tersebut…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan,melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil menjelaskan korban…
Lagi-lagi Kantor Distrik Sentani di palang oleh pemilik hak ulayat,mereka menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura harus…
Perkara yang menyeret mantan Bendahara SMA Negeri 4 Jayapura Parmi Milka Mugiutomo, sebagai terdakwa utama…
Pemerintah Kota Jayapura memastikan proses penertiban di Pasar Entrop yang dipimpin langsung Wali Kota Jayapura…
Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Komando Wilayah XVI Yahukimo mengklaim telah…