Categories: PEGUNUNGAN

Pawai Obor Paskah di Tolikara Bangkitkan Semangat Kasih

KARUBAGA-Pawai Obor Fajar Paskah di Kabupaten Tolikara, Minggu (31/3) berlangsung hikmat dan meriah. Anak-anak, kaum muda dan orang tua Jemaat GIDI Klasis Konda Wilayah Toli bernyanyi dan berdoa sambil berjalan kaki keliling Kota Karubaga. Hal yang sama juga dilakukan umat GIDI di beberapa klasis lainnya,.

   Puncak kemeriahan Pawai Obor Paskah di Tolikara terjadi saat peserta pawai tiba di Tugu Injil Masuk Toli yang terletak di tengah-tengah Kota Karubaga, tepatnya di pertigaan depan Gereja Jerusalem. Di tempat ini, umat berdoa dan melantunkan lagu-lagu pujian sambil menari.

   Seluruh rangkaian acara itu memberikan kesan tersendiri bagi kader GIDI, Imanuel Gurik, SE.,M.Ec.Dev. Menurutnya, Pawai Obor Paskah di Tolikara memiliki makna mendalam dan memberikan kebanggaan tersendiri.

  “Pawai Obor Paskah diigelar untuk merayakan hari kemenangan kebangkitan Tuhan Yesus. Tuhan telah mengalahkan maut sehingga patut dirayakan dengan penuh suka cita,” kata Imanuel Gurik.

  Selain itu menurut Imanuel Gurik, peristiwa Paskah Tuhan Yesus telah membangkitkan semangat kasih, persatuan, persaudaraan, dan kedamaian di Tolikara.

  “Kebangkitan Tuhan Yesus dapat memupuk semangat persatuan dan kesatuan di Wilayah Toli. Ini sangat terlihat saat umat Tuhan berbondong-bondong mengikuti acara Pawai Obor Paskah di Kota Karubaga,” ujar Imanuel Gurik.

  “Lautan manusia berdoa, bernyanyi dan menari di kaki Tugu Injil Masuk Wilayah Toli, di tengah-tengah Kota Karubaga. Ini sangat luar biasa. Semoga suasana semangat persaudaraan dan persatuan ini tetap terjaga,” ucapnya.

  Terkait Tugu Injil Masuk Wilayah Toli, Imanuel Gurik mengatakan, area di sekitar tugu akan diperluas dan ditata kembali agar bisa digunakan untuk berbagai kegiatan seperti Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR).

  “Kami akan menata tempat di sekeliling tugu menjadi tempat sakral memperingati Injil masuk di Wilayah Toli Kabupaten Tolikara. Area di sekitar tugu akan diperluas sehingga bisa digunakan untuk kegiatan KKR atau kegiatan lainnya yang bersifat rohani,” tutup Imanuel Gurik.(Diskominfo Tolikara).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Puskesmas Rimba Jaya Tak Luput dari Pemalangan

Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…

6 hours ago

Stunting di Merauke Capai 17,4 Persen

Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…

6 hours ago

Pemkab Jayawijaya-PLN UP3 Wamena Launching Program Jayawijaya Terang di Distrik Tailarek

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…

7 hours ago

Camporee Pathfinder Arafura International Bentuk Karakter Generasi Muda

Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…

7 hours ago

Dua Unit Ruko dan Satu Garasi Ludes Terbakar

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang…

8 hours ago

Polisi Beberkan Hasil Olah TKP Kecelakaan Maut di Jalan Logpon Mimika Tewaskan Seorang Pria

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu…

8 hours ago