Categories: PEGUNUNGAN

Bupati Befa: Kouta 20% CPNS 2018 Non OAP Akan Dibatalkan!

Befa Yigibalom SE, M. Si ( FOTO: Humas/Lanny Jaya)

TIOM-Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom, SE, M.Si menegaskan sebanyak 20% kuota pengangkatan CPNS Tahun 2018 bagi pendatang di Kabupaten Lanny Jaya akan dibatalkan. Penegasan ini disampaikan menyusul penetapan hasil kelulusan CPNS bagi kabupaten Lanny Jaya yang diumumkan beberapa hari lalu disinyalir terjadi kesalahan pengisian formasi. 

  Menurut Befa,  mekanisme dan tata cara perekrutan seharusnya memprioritaskan orang asli Papua Lanny Jaya. Namun bila formasi yang dibuka nantinya tidak ada anak-anak Lanny Jaya yang melamar atau tidak mimiliki ijazah sesuai formasi tersebut maka diperbolehkan diisi oleh non OAP.

 Menurut Befa hasil CPNS Tahun 2018 pelaksanaannya melenceng jauh dari kebijakan pemerintah dan harapan seluruh Masyarakat Lanny Jaya untuk mengadu nasib mencari pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil.

  “Saya akan batalkan formasi 20% CPNS bagi orang pendatang apabila memenuhi unsur Korupsi Kolusi dan Nepotisme pada saat mendaftar di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Lanny Jaya,”Ungkap Befa sesuai rilis yang dikirimkam oleh Bagian Humas Pemda Lanny Jaya, Selasa (4/8)

  Befa juga berjanji akan membatalkan kouta non OAP tersebut juka formasi yang tersedia bagi OAP yang ikut test diisi non OAP. “Jika terjadi manipulasi dokumen kependudukan pada saat pendaftaran di Badan Kepagawaian Daerah.Selanjutnya dalam perekrutan dan pengangkatan CPNS, pemerintah Kabupaten Lanny Jaya tidak mengintervensi kelulusan  CPNS sehingga bagi orang Lanny Jaya siapa saja yang merasa nilainya tinggi tetapi tidak lulus maka boleh menuntut. Bupati dan jajaran akan membuka diri untuk mengusut tuntas persoalan ini sampai ke akar akarnya,”tambahnya.

  Bupati Lanny Jaya telah memerintahkan Badan Kepagawaian Daerah Kabupaten Lanny Jaya untuk membuka data secara transparan apakah pada formasi tersebut tidak ada orang Papua sehingga diisi oleh non Papua dan harus dibuktikan.

  “Jika terbukti (ada orang asli Lanny Jaya) yang mendaftar maka formasi tersebut akan diisi oleh pencaker yang memiliki nilai tertinggi dan bukan diisi oleh mereka yang demo-demo,”tegasnya.

  Bupati juga minta untuk semua pejabat pemerintah, DPRD dan intelektual maupun pemuda dan seluruh stakeholder untuk tidak memprovokasi dan memperkeruh suasana, tetapi harus menjaga ketenangan  dan kedamaian.(Humas/gin)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Sempat Tak Percaya Saat Disuruh Main Baki Sore

Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…

8 hours ago

Tiga Hari Lagi, Persipura Launching di Enam Kota

Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…

14 hours ago

Sensus Ekonomi Papua Terkendala Sinyal dan Keraguan Warga

   Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…

19 hours ago

Pemkot dan Bulog Salurkan 1.122 Ton Beras untuk 37.401 Penerima

Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…

20 hours ago

PAN Papua Panaskan Mesin Politik

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…

23 hours ago

Terima SK, Ratusan ASN Diminta Bekerja Baik Melayani Masyarakat

   Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…

1 day ago