Categories: PEGUNUNGAN

Jembatan Dibenahi, Bantuan Pengungsi Yalimo Tiba

WAMENA-Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol Inf. Arif Budi Situmeang, SIP mengungkapkan bahwa bantuan untuk pengungsi di Kabupaten Yalimo mulai berdatangan. Hal ini menyusul setelah beberapa jembatan yang dirusak kemarin mulai diperbaiki oleh personelnya. Sementara waktu, jembatan bisa dilalui oleh kendaraan yang mengantarkan bahan makanan dari Wamena ke Elelim Kabupaten Yalimo.

   Menurut Dandim Budi Situmeang, kesulitan pangan yang dirasakan oleh pengungsi kemarin diakibatkan adanya beberapa akses jembatan yang sengaja cabut landasannya dan juga jalan yang dipalang, sehingga akses transportasi yang membawa logistik bahan makanan dari Jayapura dan Wamena terhambat.

  “Kami sudah melakukan koordinasi dengan masyarakat untuk memperbaiki beberapa jembatan yang dirusak serta jalan yang dipalang, sehingga logistik bama bisa masuk ke pengungsi yang ada di Elelim sementara ini.” ungkapnya Sabtu (3/7) kemarin

  Situmeang mengaku bantuan mulai datang baik dari masyarakat di Jayawijaya maupun dari Pangdam XVII Cenderawasih kepada masyarakat pengungsi di Kabupaten Yalimo yang sudah salurkan langsung kepada masyarakat yang menjadi korban dari konflik Politik pasca Keputusan MK kemarin.

  Ia memastikan jika yang menjadi pengungsi bukan hanya warga yang datang dari Luar Papua saja , tetapi juga ada warga Papua yang dari kabupaten lain yang bekerja di Yalimo juga menjadi Korban seperti warga asli Papua yang berasal dari Kurima Kabupaten Yahukimo juga harus tinggal di pengungsian Koramil Yalimo.

  “Dengan adanya bantuan yang diberikan ini mungkin beban dari Pengungsi bisa sedikit lebih ringan menghadapi situasi di Kabupaten Yalimo yang belum pulih,”bebernya.

  Selain menyalurkan bantuan ada juga pengungsi yang terpaksa harus dibantu persalinannya, dan pihaknya sangat bersyukur karena proses persalinannya bisa berjalan dengan lancar  sehingga ibu dan bayi bisa selamat  dan dalam keadaan sehat.

  Sementara itu salah satu pengungsi Ibu Karnita menyampaikan terimakasih kepada TNI yang telah membantunya memberikan tempat pengungsian selama ini dan membantu dalam proses persalinannya kemarin sehingga anak yang dikandungnya bisa dilahirkan dengan baik  dalam situasi yang seperti ini.

  “Saya beserta keluarga sangat berterimakasih kepada TNI yang telah memfasilitasi kami tempat tinggal sementara dan sudah membantu saya dalam persalinan disituasi konflik Politik seperti ini,”tutupnya. (Jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Gencarkan Pemetaan JABI, Masyarakat Diminta Tidak Lepasliarkan Ikan Asing

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…

10 hours ago

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

14 hours ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

15 hours ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

16 hours ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

17 hours ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

18 hours ago