Categories: PEGUNUNGAN

Penularan Lokal Ditemukan 4 Orang Positif Covid

Jhon Richard Banua, SE, MSi ( FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA-Ketua Tim Gugus Tugas Covid -19 Jayawijaya Jhon Richard Banua  menyatakan bahwa saat ini sudah ada penularan lokal di Kabupaten Jayawijaya. Hal ini menyusul ditemukannya  4 pasien yang terkonfirmasi positif baru di Kabupaten Jayawijaya, Kamis (4/6). Karena itu,  pengawasan akan diperketat lagi.

   “Dengan adanya 4 kasus baru, meski akses keluar masuk Wamena sudah ditutup, ternyata penularannya sudah local.  Artinya dalam Jayawjaya sendiri saling menularkan, mungkin saat pasien yang masuk bulan maret itu sudah sempat menularkan sehingga saat ini baru bisa mulai dilihat,”ungkapnya Kamis (4/6) kemarin.

  Pasien yang terkonfirmasi positif ini, kata Jhon Banua, bukan masyarakat yang dari luar masuk ke Wamena, seperti dua orang yang terkonfirmasi positif pada bulan lalu, mereka semua di Wamena saja. Karena itu,  dapat dipastikan pasien saat ini merupakan penularan lokal sehingga pihaknya akan berusaha   memperketat pengawasan.

  “4 orang yang terkonfirmasi baru ini adalah OTG, sehingga ini yang perlu kita waspada karena hingga saat ini sudah ada 8 pasien yang terkonfirmasi yang dirawat,”katanya.

   Menurut Bupati,  kemungkinan pasien baru ini sudah kontak dengan orang lain saat belanja ke toko dan  pasar dan tempat aktifitas lainnya.  Karena itu, hasil rapat dengan petugas kesehatan, harus ada tempat -tempat screening awal, kemungkinan juga di Wamena akan ditutup total untuk melakukan penjaringan dengan rapid tes.

    Pihaknya  akan mencari keluarga atau orang-orang  yang pernah  kontak dengan pasien yang baru,  untuk dilakukan rapid test.  “Ini dilakukan untuk mencari penularan lokal yang saat ini ada di Jayawijaya, sehingga dengan penambahan ini kita akan kembali rapatkan dengan forkopimda karena kita lihat kalau diturunkan langsung kasus kita muncul baru dulu juga seperti itu,”tegasnya.

   Ditambahkan bahwa 4 kasus baru ini memang dari hasil rapid test,  namun bukan dari hasil rasia yang dilakukan selama ini.  Tapi dari  rapid test terhadap keluarga tenaga medis dan yang pernah kontak dengan pasien positif sebelumnya. Karena itu,  diupayakan tenaga medis yang ada diluar ini harus lakukan rapid test semua, untuk memastikan terpapar atau tidak. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Satgas BBM Perkuat Pengawasan BBM Bersubsidi

     Pengawasan dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk Pertamina dan Dinas Energi dan…

3 hours ago

TNI-Polri Petakan Daerah Rawan dan Perkuat Pengamanan di Papua

Menyikapi potensi gangguan keamanan jelang hari kemerdekaan. Pengamanan ketat akan diberlakukan secara menyeluruh, mencakup wilayah…

4 hours ago

Danrem Ingatkan Masyarakat Papsel Tidak Terprovokasi di Medsos

Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…

5 hours ago

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

6 hours ago

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Lomba SPPG Polri 2026

Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…

9 hours ago

Letkol Inf Elson Dwi S Jabat Danyonif 751/VJS, Siap Lanjutkan Program Satuan

Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…

10 hours ago