

JAYAPURA-Pemkab Yahukimo menyatakan bahwa persoalan mahasiswa eksodus yang juga melibatkan mahasiswa asal Yahukimo, kini tuntas. Pihaknya telah memulangkan sejumlah mahasiswa yang sempat kembali dan menjadi persoalan yang ikut dibahas oleh Pemprov.
“Untuk mahasiswa eksodus asal Yahukimo sudah kami selesaikan, adik-adik mahasiswa ini telah kami pulangkan beberapa waktu lalu,” kata Abock kepada wartawan di Jayapura, Selasa (4/2).
Ia menyebut bahwa jumlah mahasiswa eksodus yang khusus dari Yahukimo jumlahnya sangat kecil, hanya 10 orang dan Pemkab telah mengembalikan ke kota studi. “Kemarin kami sudah menemui mereka di Waena dan telah kami kembalikan di Malang dan kami pikir tak ada soal lagi,” bebernya.
Meski demikian, Abock mengaku bahwa di Yahukimo sendiri sempat dibuat posko namun setelah ditelusuri ternyata penghuni posko ini tidak semuanya murni mahasiswa. Ada yang sudah lulus dan ada juga yang bukan dari Yahukimo. “Saya mengenal satu-satu mereka dan sudah kami tanyakan ternyata tidak semuanya mahasiswa. Kebanyakan anak-anak dari Jayapura yang naik ke atas (Yahukimo),” imbuhnya.
Terkait ini Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebut bahwa untuk jumlah mahasiswa se Jawa-Bali terdapat 568 orang dan bentuk dukungan Pemkab terkait sektor pendidikan, pihaknya menganggarkan dana Rp 10 miliar. “Itu untuk mahasiswa murni. Kalau yang di kedokteran dan pilot masing-masing kam anggarkan Rp 7 miliar karena memang pembiayaan lebih mahal. Untuk Pilot saat ini ada 15 orang dan per semester bisa Rp 150 juta- Rp 200 juta sedankan dokter ada 15 orang yang kuliah di Uncen dan yang kami bayarkan paling rendah Rp 25 juta dan paling tinggi Rp 70 juta,” imbuhnya. (ade/tri)
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…