Categories: PEGUNUNGAN

Belum Berjalan Maksimal, Vaksin Terancam Kedaluwarsa

dr. Willy Mambieuw SpB ( foto: Denny/ Cepos)

WAMENA-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr. Willy Mambieuw, SpB mengungkapkan bahwa batas kedaluwarsa vaksin  Sinovac yang masih ada di gudang farmasi Dinkes Jayawijaya, sampai Juli mendatang. Oleh karena itu,  pihaknya mentargetkan sebelum  masa berlaku berakhir, maka vaksin ini sudah habis terpakai  untuk pelayanan vaksinasi pencegahan Covid-19 di distrik-distrik.

  Menurut dr Willy, jika vaksin ini tidak terpakai sampai dengan bulan juli mendatang, maka vaksin tidak bisa lagi dipakai untuk pelayanan vaksinasi di 38 dari 40 distrik yang ada. Sebab, sampai saat ini, vaksinasi baru berjalan di dua distrik, yakni Distrik Wamena Kota dan Distrik Hubikiak.

  “Yang kita khawatirkan vaksin ini akan kedaluwarsa apabila pelayanan vaksinasi yang ada di Distrik -distrik di luar Kota Wamena dan Hubikiak ini tidak berjalan dalam kurun satu bulan ini, maka vaksin yang masuk pada tahap dua ini tak bisa digunakan jika masuk bulan juli nanti,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos via selulernya, Senin (31/5) kemarin.

  Ia juga mengaku ada juga distrik yang kini mulai melakukan pelayanan vaksinasi seperti Distrik Welesi sudah mulai berjalan, namun belum maksimal. Masih banyak warganya yang menolak untuk dilakukan vaksinasi, sehingga petugas kesehatan dan kepala distrik setempat masih berusaha untuk meyakinkan masyarakat

  “Distrik Welesi sudah mulai berjalan vaksinasinya namun belum maksimal dilakukan, yang maksimal itu hanya Wamena Kota dan Hubikiak,”jelas Kadinkes Jayawijaya.

  Dokter Willy juga menyatakan jika, Dinas Kesehatan saat ini sedang berusaha semaksimal mungkin agar vaksin yang ada ini tidak kedaluwarsa atau harus dihabiskan untuk diberikan vaksinasi kepada masyarakat seluruhnya.

  “Kita berusaha agar vaksin ini tidak tersisa dan kedaluwarsa, sekarang teman -teman dari Dinkes sedang menjalin kerjasama dengan teman -teman yang ada di Distrik untuk bisa memberikan sosialisasi agar warga mau untuk divaksinasi,” katanya.

  Ia menambahkan untuk distrik yang sudah berjalan dan mulai berjalan tidak masalah, petugas kesehatan dari Dinkes Jayawijaya akan berupaya agar warga yang belum mendapatkan vaksin Covid -19 untuk bisa divaksinasi lagi, agar kekebalan tubuhnya meningkat dan bisa mencegah penularan.

  “Intinya kita akan berusaha untuk menghabiskan vaksin ini sebelum kedaluwarsa Juli mendatang, sehingga petugas kami  bekerja ekstra untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat,” tutup Kadinkes Jayawijaya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Sempat Tak Percaya Saat Disuruh Main Baki Sore

Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…

7 hours ago

Tiga Hari Lagi, Persipura Launching di Enam Kota

Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…

13 hours ago

Sensus Ekonomi Papua Terkendala Sinyal dan Keraguan Warga

   Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…

18 hours ago

Pemkot dan Bulog Salurkan 1.122 Ton Beras untuk 37.401 Penerima

Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…

19 hours ago

PAN Papua Panaskan Mesin Politik

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…

22 hours ago

Terima SK, Ratusan ASN Diminta Bekerja Baik Melayani Masyarakat

   Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…

24 hours ago