Di tempat yang sama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayawijaya Fatah Yasin mengatakan 100 lebih penerima bantuan merupakan jumlah keseluruhan penerima sejak Tahun 2022 – 2024. Semua penerima bantuan merupakan masyarakat asli Papua.
“Yang kami lakukan Tahun 2024 ini merupakan gelombang ke tiga. Peserta sudah mencapai hampir 100 lebih dengan sumber dananya dari Otonomi Khusus (Otsus). Nilai bantuan sebesar Rp 23,5 juta per kelompok,”ungkapnya Sabtu.
Menurutnya, bantuan kewirausahaan muda pemula yang dilakukan belum menjangkau semua distrik namun secara bertahap nantinya dilaksanakan dengan melibatkan pelaku usaha muda dari 40 distrik, ini dilakukan agar para pemuda didaerah itu bisa mengembangkan dirinya dalam sektor usaha.
Fatah juga mengaku, beberapa usaha yang mendapat stimulan dan telah beroperasi adalah usaha perbengkelan, ternak dan perdagangan atau kios. Sehingga perlu adanya kebijakan khusus yang bisa memproteksi usaha anak-anak muda agar kegiatan dagang mereka tidak macet. Misal larangan bagi pengusaha rantengan untuk membuka cabang di distrik tempat anak-anak muda asli Papua berusaha.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Langkah jemput bola ini dilakukan guna memediasi sekaligus mendorong kedua belah pihak menghentikan pertikaian secara…
Pemkab Lanny Jaya juga mengambil langkah berbeda dalam penyediaan tempat penampungan bantuan untuk warganya di…
Festival Danau Sentani (FDS) XV tidak hanya menjadi panggung seni dan budaya, tetapi juga membuka…
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya melalui Dinas Kesehatan resmi mengutus Tim Kesehatan untuk menangani dampak bencana…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan, insiden tersebut bermula dari ulah seorang oknum warga setempat…
Pemkab Lanny Jaya juga berencana menyampaikan kondisi tersebut kepada pemerintah pusat dan mendorong adanya dukungan…