

WAMENA -Pemda Jayawijaya mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu tergantung kepada beras sejahtera (Rastra) yang diberikan pemerintah. Untuk itu, masyarakat diinta untuk mengembangkan pangan lokal yang ada di Jayawijaya, dengan membuka lahan perkebunan untuk umbi –umbian yang menjadi makanan pokok masyarakat.
“Masyarakat diharapkan tidak bergantung dengan bantuan pemerintah, salah satunya beras sejahtera yang rutin disalurkan setiap bulan. Karena menurutnya, kehidupan masyarakat di lembah Jayawijaya sejak dahulu kala bergantung pada kebun ubi dan ternak babi.” ungkap Wakil Bupati Marthin Yogobi.
Menurut Wabup Marthin, jatah Rastra 15 kg per kepala keluarga tentu tidak akan mencukupi kebutuhan pangan dalam sebulan. Dimana bisa habis dalam waktu tiga atau empat hari. Selebihnya mereka akan kembali ke makanan pokok, yakni ubi, sehingga perlu untuk terus mengembangkan perkebunan agar masyarakat memiliki ketahanan pangan yang cukup.
“Jangan sampai terlalu bergantung dengan beras, kita lupa untuk menanam hipere (ubi) yang merupakan makanan pokok dari kita di lembah baliem ini,”tegasnya
Wabup Jayawijaya juga menambahkan , untuk itu masyarakat harus kembali ke kebun karena jati diri masyarakat yang ada di lembah Baliem adalah pada ubi dan babi yang menjadi sumber kehidupan yang harus dipertahankan.
Kedepan, kata Marthin, Pemkab Jayawijaya akan membuat satu peraturan daerah untuk membuka lahan perkebunan, dan pemerintah inginkan lahan –lahan tidur yang ada di kampung –kampung itu bisa kembali diolah atau ditanami kembali sehingga masyarakat memiliki cadangan makanan yang memadai. (jo/tri)
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…