Categories: MERAUKE

RSUD Merauke Buka Full Layanan Penyakit Dalam

MERAUKE – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke saat ini telah membuka full pelayanan penyakit dalam. Artinya selama 6 hari, RSUD Merauke membuka pelayanan pemeriksaan bagi pasien penyakit dalam tersebut.

Berbeda  saat pandemi Covid-19 yang berlangsung selama kurang 2 tahun, pihak RSUD Merauke hanya membuka pelayanan penyakit dalam 2-3 hari dalam seminggu dan itupun paseinnya dibatasi.

‘’Sekarang untuk  pelayanan penyakit dalam sudah kita buka full dalam satu minggu,’’ kata Direktur RSUD Merauke dr. Ignatius Y. Mario, saat dihubungi media ini, baru-baru ini lewat telponnya.

Mario mengungkapkan, pasien paling banyak adalah pasien penyakit dalam. Untuk mengurangi penumpukan pasien penyakit dalam di RSUD Merauke tersebut, kata dia , telah dibuat kesepakatan antara pihak rumah sakit, BPJS kesehatan dengan fasilitas kesehatan (faskes) pertama.

Dimana setiap pasien penyakit dalam yang telah ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam di rumah sakit dikembalikan ke faskes pertama dalam hal ini puskesmas, dokter pribadi atau klinik untuk pemberian obat selama 3 bulan. 

‘’Setelah 3 bulan pemberian obat itu barulah dirujuk kembali untuk dilakukan pemeriksaan ulang oleh dokter spesialis penyakit dalam,’’ katanya. Namun yang terjadi, terkadang baru 2 minggu ditangani  difaskes pertama, sudah dirujuk lagi ke RSUD Merauke, sehingga yang terjadi penumpukan pasien setiap harinya.

‘’Sebenarnya sudah kita  bicarakan dengan BPJS bahwa setelah ditangani RSUD Merauk akan menjadi tanggung jawab puskesmas, dokter pribadi atau klinik untuk melanjutkan pengobatan selama 3 bulan. 

Tapi terkadang baru 2 minggu sudah dikembalikan ke rumah sakit lagi, sehingga terjaid penumpukan di rumah sakit. Sebenarnya kalau mau taat aturan, tidak akan terjadi penumpukan atau antrian panjang di rumah sakit,’’ katanya.

Namun begitu, dr Ignatius Mario masih bersyukur, karena seluruh pasien tersebut bisa ditangani. ‘’Kemarin saya baru pulang dari Jakarta dan melihat  di RSCM itu terjadi antrean sampai di lapangan. Jadi kita tetap berusaha  melayani masyarakat kendati terjadi antrean panjang,’’pungkasnya. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Pemprov Papua Dorong 50 Persen Bahan Baku dari Lokal

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan…

49 minutes ago

Ditinjau Tim dari Menko Polhukam, 333 Rumah Terdampak Konflik Sosial Bakal Terealisasi

Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…

2 hours ago

BPS Jayawijaya Memastikan Inflasi September 2026 Mencapai 3.28 Persen

Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…

3 hours ago

Tujuh Dokter UGD RSUD Boven Digoel Mogok, Pemkab Tarik Empat Dokter Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…

4 hours ago

KMN Rizki Jaya Utama 01 Bocor di Laut Arafura, Satu ABK Masih Dalam Pencarian

Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…

5 hours ago

BMKG: Poster Larangan Menampung Air Hujan akibat ‘Cloud Seeding’ Hoaks

Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika.  Narasi di…

6 hours ago